Selamat Datang Di Website Resmi MUI Kecamatan Margomulyo Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. =====> MUI Margomulyo Gelar Sarasehan untuk Tingkatkan Konsolidasi dan Koordinasi

Gus Huda Kukuhkan Dewan Pimpinan MUI Zona I Bojonegoro Masa Khidmat 2021-2026


muimargomulyo.or.id - Tambakrejo, – Ketua Dewan MUI Kabupaten Bojonegoro, KH. Alamul Huda, yang akrab disapa Gus Huda, mengukuhkan Dewan Pimpinan MUI Zona I untuk masa khidmat 2021-2026. Pengukuhan ini meliputi empat kecamatan: Margomulyo, Ngraho, Tambakrejo, dan Ngambon, dan berlangsung di pendopo Kecamatan Tambakrejo pada Rabu (01/12/2021).


Dalam sambutannya, Gus Huda menyatakan bahwa MUI adalah rumah bersama bagi semua umat Islam dan menekankan pentingnya menjaga kebersamaan demi kemaslahatan umat dan keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


“MUI adalah rumah bersama bagi semua umat Islam, oleh karenanya mari kita jaga bersama-sama demi untuk kemaslahatan umat dan keberlangsungan NKRI,” ujar Gus Huda.


Gus Huda juga berharap misi MUI di tingkat kecamatan, khususnya di Zona I, dapat lebih berkembang, terutama dalam mengeratkan komunikasi internal. Dia menekankan bahwa MUI terdiri dari intelektual-intelektual Islam yang mahir dalam berbagai disiplin ilmu, yang diharapkan dapat memberikan pemikiran-pemikiran berharga untuk keberlangsungan MUI ke depan dalam berkhidmat untuk umat.


“Saya berharap MUI semakin mengeratkan informasi internal karena isi dari MUI ini adalah intelektual-intelektual Islam yang tidak hanya mahir dalam bidang keislaman saja, namun juga mahir dari berbagai bidang disiplin ilmu. Tentu masyarakat mengharapkan pemikiran-pemikiran mereka untuk keberlangsungan MUI ke depan dalam berkhidmat untuk umat,” tambahnya.


Selain itu, Gus Huda juga menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap potensi radikalisme di Zona I, yang merupakan kawasan paling ujung barat Bojonegoro dan rawan menjadi pintu masuknya aliran-aliran yang berpotensi memaparkan radikalisme.


“Ada juga sebagian tugas yang sangat penting untuk MUI yakni untuk selalu mewaspadai munculnya bibit-bibit radikalis, karena Zona I ini sebagai kawasan paling ujung barat Bojonegoro yang sangat rawan menjadi pintu masuknya aliran-aliran yang berpotensi memaparkan radikalisme,” jelas Gus Huda.


Gus Huda meminta MUI untuk berperan aktif dalam mencegah tindakan yang berpotensi menjadi aksi radikal. Menurutnya, konflik biasanya dimulai dari perbedaan paham, baik yang bersifat keagamaan maupun aliran-aliran tertentu, sehingga MUI harus mengambil peran dalam pencegahan tersebut.


“Konflik biasanya selalu diawali dengan perbedaan paham, baik paham yang bersifat keagamaan maupun paham aliran-aliran tertentu. Untuk itu, MUI harus mengambil peran untuk mencegah aksi radikal,” ujarnya.


Gus Huda juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam mencegah radikalisme. Ia menutup sambutannya dengan mengingatkan bahwa peran orang tua dan keluarga sangat krusial dalam mempertahankan nilai-nilai yang baik.


“Dan yang paling penting adalah peran orang tua dan keluarga, karena tidak ada gunanya kita menegakkan hukum secara tegak lurus namun di keluarga sendiri tidak ada pertahanan,” tutupnya.


Acara pengukuhan Dewan Pimpinan MUI Zona I ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus MUI dari empat kecamatan, para camat, serta semua jajaran FORKOMPIMCAM.


Acara pengukuhan tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Para hadirin yang terdiri dari jajaran pengurus MUI, camat, dan FORKOMPIMCAM dari empat kecamatan: Margomulyo, Ngraho, Tambakrejo, dan Ngambon, menunjukkan antusiasme dalam mengikuti rangkaian acara. 


Setelah sambutan dari Gus Huda, acara dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan Dewan Pimpinan MUI Zona I yang baru. Pengukuhan ini menandai awal masa khidmat 2021-2026, di mana para pengurus yang baru diharapkan dapat membawa semangat baru dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka.


Prosesi pengukuhan berlangsung lancar, diiringi doa bersama yang dipimpin oleh seorang ulama setempat. Doa tersebut memohon keberkahan dan bimbingan dari Allah SWT agar para pengurus MUI yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik dan penuh tanggung jawab.


Setelah prosesi pengukuhan, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan konsolidasi. Dalam sesi ini, para pengurus MUI dari empat kecamatan berbagi pandangan dan rencana kerja ke depan. Mereka juga membahas berbagai strategi untuk mengoptimalkan peran MUI dalam menyikapi permasalahan umat dan meningkatkan koordinasi antara MUI dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.


Para camat dari empat kecamatan juga menyampaikan dukungan penuh mereka terhadap program-program MUI. Mereka menegaskan komitmen untuk bekerja sama dengan MUI dalam menjaga kerukunan umat beragama, memerangi radikalisme, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Camat Tambakrejo, dalam sambutannya, mengapresiasi langkah-langkah yang telah diambil oleh MUI dalam meningkatkan kerjasama dan koordinasi. Ia berharap agar sinergi yang baik antara MUI dan pemerintah kecamatan dapat terus terjaga dan semakin ditingkatkan di masa mendatang.


“Kami sangat mengapresiasi inisiatif MUI dalam mengadakan acara ini. Sinergi antara MUI dan pemerintah kecamatan sangat penting untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada. Kami berharap kerjasama ini dapat terus terjaga dan semakin ditingkatkan di masa mendatang,” ujar Camat Tambakrejo.


Acara sarasehan dan pengukuhan Dewan Pimpinan MUI Zona I ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Para peserta saling berbincang dan menjalin keakraban, memperkuat ikatan kerjasama dan kebersamaan.


Dengan adanya pengukuhan Dewan Pimpinan MUI Zona I yang baru ini, diharapkan dapat tercipta sinergi yang lebih baik antara MUI dan pemerintah serta masyarakat, sehingga berbagai permasalahan umat dapat diatasi dengan lebih efektif dan efisien. MUI Zona I berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam menjaga kerukunan umat beragama, memperkuat moderasi beragama, serta mencegah radikalisme demi kemaslahatan umat dan keberlangsungan NKRI.


#dbc

Share:

MUI Margomulyo Gelar Sarasehan untuk Tingkatkan Konsolidasi dan Koordinasi

Senin, 22 Nopember 2021||muimargomulyo.or.id



Margomulyo, – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Margomulyo mengadakan sarasehan dan konsolidasi bersama jajaran MUI serta Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (FORKOMPIMCAM) Margomulyo pada Senin, 22 November 2021, bertempat di Pendopo Kecamatan Margomulyo.

Acara tersebut menjadi langkah awal MUI Margomulyo dalam merapatkan barisan dan meningkatkan koordinasi serta konsolidasi dengan pihak terkait di wilayah tersebut, khususnya dalam menyikapi permasalahan umat saat ini dan yang akan datang.

Dalam sambutannya, Camat Margomulyo, Dyah Enggarini Mukti, S.E., M.M., menyampaikan harapannya agar MUI dapat berperan aktif dalam menyerukan keberagaman umat beragama, baik melalui dakwah verbal maupun dakwah sosial.

"Saya mengharapkan agar jajaran MUI Margomulyo yang baru ini dapat berperan aktif dalam menyatukan keberagaman umat beragama baik dalam bentuk Dakwah Verbal dan juga dakwah Sosial," kata Dyah Enggarini Mukti.

Ia juga menekankan pentingnya peran MUI dalam mengajak masyarakat untuk terus disiplin menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

“Mari kita ajak seluruh masyarakat, seluruh jamaah untuk terus disiplin menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan sebagainya,” ujar Dyah Enggarini Mukti. “Kita ingin pandemi ini segera berlalu, tapi itu semua dapat terwujud kalau kita saling bergotong royong dan saling bahu membahu,” tambahnya.

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Margomulyo, Achmad Maqin, S.Fil.I., yang juga hadir dalam acara tersebut, memberikan penegasan kepada jajaran pengurus MUI yang baru untuk lebih aktif dalam memberikan wawasan tentang moderasi beragama kepada umat Islam di wilayah Kecamatan Margomulyo.

"Besar harapan kami kepada jajaran MUI yang baru ini untuk lebih bisa memberikan wawasan-wawasan baru tentang pengarusutamaan moderasi beragama kepada umat Islam di wilayah Kecamatan Margomulyo," ujar Achmad Maqin.

Sarasehan ini dihadiri oleh jajaran pengurus MUI, para komisi, perwakilan organisasi masyarakat, perwakilan pondok pesantren, jajaran FORKOMPIMCAM Margomulyo, serta perwakilan kepala desa. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat sinergi dan kolaborasi antar lembaga serta meningkatkan efektivitas dalam menangani berbagai permasalahan umat di Kecamatan Margomulyo.

Kegiatan sarasehan ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Para peserta yang hadir berpartisipasi aktif dalam diskusi dan berbagi pandangan mengenai berbagai isu yang dihadapi umat Islam di Margomulyo. Topik yang dibahas meliputi strategi dakwah yang efektif, penguatan moderasi beragama, serta peran agama dalam membantu masyarakat menghadapi tantangan sosial dan ekonomi.

Salah satu poin penting yang diangkat dalam diskusi adalah pentingnya menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah masyarakat yang beragam. Perwakilan dari pondok pesantren menyampaikan bahwa pendidikan agama yang inklusif dan moderat adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang toleran dan harmonis.

“Kami percaya bahwa pendidikan agama yang baik harus mampu menjawab tantangan zaman, memberikan pemahaman yang luas dan mendalam tentang Islam, serta mengajarkan nilai-nilai toleransi dan cinta damai,” ungkap salah satu pengasuh pondok pesantren yang hadir.

Selain itu, diskusi juga menyinggung tentang upaya MUI dalam merespons isu-isu kekinian yang sering kali menjadi sumber perpecahan di masyarakat. Para ulama dan tokoh agama yang hadir sepakat bahwa MUI harus proaktif dalam memberikan bimbingan dan pencerahan kepada umat, terutama melalui media sosial dan platform digital.

Menutup acara, Ketua MUI Kecamatan Margomulyo, Kiyai Badrun Sulaiman, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah hadir dan berkontribusi dalam sarasehan ini. Ia menegaskan kembali komitmen MUI untuk terus berperan aktif dalam membimbing dan mendampingi umat Islam di Margomulyo.

“Kami di MUI Margomulyo berkomitmen untuk terus bekerja keras, memberikan yang terbaik bagi umat, dan selalu siap berkolaborasi dengan semua elemen masyarakat demi kebaikan bersama,” ujar K.H. Ahmad Sholeh.

Dengan terlaksananya sarasehan ini, MUI Kecamatan Margomulyo berharap dapat meningkatkan koordinasi dan sinergi dengan berbagai pihak, sehingga mampu menghadirkan solusi-solusi efektif bagi permasalahan yang dihadapi umat. Langkah ini diharapkan juga dapat memperkuat peran MUI dalam mendukung terciptanya masyarakat yang damai, harmonis, dan sejahtera.

#dbc

Share:

Total KUNJUNGAN

MUIM TV

Viral 30 hari Terahir

Postingan Populer

Label

Diberdayakan oleh Blogger.

Halaman