Sumiatun merupakan salah satu pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Margomulyo yang aktif dalam bidang pemberdayaan perempuan, pembinaan keluarga, serta pengembangan ekonomi masyarakat. Berdomisili di Dusun Jatiroto, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo, beliau turut mengambil bagian dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam kepengurusan MUI Kecamatan Margomulyo, Sumiatun dipercaya sebagai Anggota Komisi Pemberdayaan Perempuan, Remaja, dan Keluarga. Amanah tersebut menjadi ruang bagi beliau untuk turut mendorong peningkatan peran perempuan, pembinaan generasi muda, serta penguatan keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun masyarakat yang baik dan harmonis.
Pemberdayaan perempuan memiliki peran penting dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. Perempuan yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian akan lebih mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga sekaligus menjadi bagian dari penggerak perubahan di lingkungan sekitarnya.
Di bidang sosial dan organisasi, Sumiatun aktif sebagai Pengurus Fatayat PCNU Bojonegoro. Melalui organisasi tersebut, beliau turut berkontribusi dalam berbagai kegiatan keagamaan, sosial, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan. Kiprah tersebut menjadi bagian dari semangat berkhidmat dan membangun kepedulian terhadap masyarakat.
Selain aktivitas organisasi, Sumiatun memiliki keahlian dalam bisnis UMKM. Bidang ini menjadi salah satu sarana untuk mendorong kemandirian ekonomi keluarga dan masyarakat. Pengembangan UMKM dapat membuka peluang usaha, meningkatkan produktivitas, serta membantu masyarakat memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan sekitar.
Semangat perjuangan Sumiatun tercermin dalam pesan yang beliau sampaikan:
“Berjuang saat ini untuk kemaslahatan dunia akhirat.”
Pesan tersebut mengandung makna bahwa setiap usaha dan perjuangan yang dilakukan hari ini hendaknya tidak hanya berorientasi pada kepentingan duniawi, tetapi juga memiliki nilai kebaikan untuk kehidupan akhirat. Setiap pekerjaan, aktivitas organisasi, dan pengabdian kepada masyarakat dapat menjadi amal apabila dilakukan dengan niat yang baik dan cara yang sesuai dengan tuntunan agama.
Perjuangan juga membutuhkan kesabaran dan konsistensi. Tidak semua kebaikan dapat langsung terlihat hasilnya. Ada kalanya seseorang harus melewati proses panjang, menghadapi berbagai tantangan, dan terus berusaha meskipun hasilnya belum sesuai harapan. Namun, ketika perjuangan dilakukan untuk kemaslahatan dan dilandasi keikhlasan, setiap proses memiliki nilai yang berarti.
Bagi Sumiatun, pemberdayaan perempuan, penguatan keluarga, pengembangan UMKM, dan aktivitas organisasi merupakan bagian dari satu rangkaian pengabdian. Semua itu diarahkan agar memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi bekal kebaikan untuk kehidupan akhirat.
Melalui amanah di MUI dan kiprahnya di Fatayat NU, Sumiatun terus berupaya berkontribusi sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Semangat untuk berjuang sejak hari ini demi kemaslahatan dunia dan akhirat menjadi prinsip yang mengiringi setiap langkah pengabdiannya.
Identitas Singkat
- Nama: Sumiatun
- Alamat: Dusun Jatiroto, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo
- Jabatan di MUI: Anggota Komisi Pemberdayaan Perempuan, Remaja, dan Keluarga
- Jabatan Sosial: Pengurus Fatayat PCNU Bojonegoro
- Bidang Keahlian: Bisnis UMKM
- Pesan: “Berjuang saat ini untuk kemaslahatan dunia akhirat.”







Tidak ada komentar:
Posting Komentar