Selamat Datang Di Website Resmi MUI Kecamatan Margomulyo Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. =====> MUI Margomulyo Gelar Sarasehan untuk Tingkatkan Konsolidasi dan Koordinasi

Rencana Program Kerja MUI Kecamatan Margomulyo

rencana-program-kerja-mui-kecamatan-margomulyo
Rencana Program Kerja MUI Kecamatan Margomulyo
Periode 2026–2031
(draf usulan).


Rencana program kerja Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Margomulyo perlu disusun dengan memperhatikan kebutuhan umat Islam di tingkat kecamatan dan desa, penguatan dakwah Ahlussunnah wal Jamaah, pembinaan akhlak, peningkatan kualitas ibadah, penguatan ukhuwah Islamiyah, serta kontribusi ulama dalam pembangunan masyarakat.

Setiap komisi diharapkan mempunyai program yang jelas, realistis, terukur, dan dapat dilaksanakan melalui kerja sama dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Kantor Urusan Agama (KUA), lembaga pendidikan Islam, masjid, majelis taklim, organisasi kemasyarakatan Islam, serta tokoh agama dan masyarakat.

Berikut draf lima program kerja untuk masing-masing dari delapan komisi MUI Kecamatan Margomulyo. Nama dan pembagian tugas komisi perlu disesuaikan dengan struktur kepengurusan yang tercantum dalam laman resmi MUI Kecamatan Margomulyo.

1. Komisi Fatwa

Fokus: Pembinaan pemahaman keagamaan, kajian hukum Islam, dan bimbingan atas persoalan keagamaan masyarakat.

1.     Kajian dan Bahtsul Masail Keagamaan

Menyelenggarakan kajian berkala terhadap persoalan fikih ibadah, muamalah, keluarga, zakat, wakaf, dan persoalan keagamaan yang berkembang di masyarakat Margomulyo.

2.     Layanan Konsultasi Keagamaan

Membuka layanan konsultasi bagi masyarakat mengenai persoalan ibadah dan kehidupan sosial-keagamaan, dengan merujuk kepada ulama yang kompeten dan fatwa resmi yang relevan.

3.     Forum Musyawarah Ulama Kecamatan

Mengadakan forum musyawarah yang melibatkan ulama, pengasuh pesantren, ustaz, dan tokoh agama untuk membahas persoalan umat serta mencari solusi yang bijaksana.

4.     Edukasi Keagamaan untuk Menangkal Informasi Keliru

Memberikan penjelasan terhadap informasi keagamaan yang menyesatkan, kutipan dalil yang tidak jelas sumbernya, dan pemahaman keagamaan yang berpotensi menimbulkan keresahan.

5.     Penyusunan Panduan Keagamaan Praktis

Menyusun materi panduan singkat mengenai ibadah sehari-hari, pengurusan jenazah, zakat, wakaf, dan persoalan keagamaan lainnya untuk disebarluaskan melalui masjid dan majelis taklim.

2. Komisi Pendidikan dan Kaderisasi

Fokus: Meningkatkan kualitas pendidikan agama serta menyiapkan kader ulama dan penggerak umat.

1.     Pendidikan dan Pelatihan Kader MUI

Mengadakan pelatihan dasar keulamaan, kepemimpinan, keorganisasian, wawasan kebangsaan, dan tanggung jawab pelayanan umat bagi kader dari seluruh desa.

2.     Pembinaan Guru Ngaji dan Pengajar Keagamaan

Memfasilitasi peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an, metodologi pembelajaran, pendidikan akhlak, serta pengelolaan pembelajaran TPQ dan madrasah diniyah.

3.     Kaderisasi Generasi Muda Islam

Membentuk forum pelajar, santri, dan pemuda masjid untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, literasi keislaman, pengabdian masyarakat, serta kecakapan berorganisasi.

4.     Gerakan Literasi Keislaman

Mendorong pemanfaatan kitab kuning, buku keislaman yang kredibel, perpustakaan masjid, dan bahan bacaan digital untuk meningkatkan pengetahuan agama masyarakat.

5.     Kemitraan Pendidikan Islam

Membangun kerja sama dengan pesantren, madrasah, sekolah, KUA, dan lembaga pendidikan lain dalam pelatihan, pembinaan akhlak, serta penguatan pendidikan karakter Islami.

3. Komisi Organisasi dan Kelembagaan

Fokus: Memperkuat tata kelola organisasi, koordinasi pengurus, administrasi, dan keberlanjutan program MUI. Bidang ini sesuai dengan peran organisasi dan kelembagaan yang tercermin dalam profil pengurus MUI Margomulyo.

1.       Penyusunan Rencana Strategis dan Program Kerja

Menyusun rencana kerja tahunan dan lima tahunan, indikator keberhasilan, target kegiatan, pembagian tanggung jawab, serta kebutuhan anggaran setiap komisi.

2.       Rapat Koordinasi dan Evaluasi Berkala

Mengadakan rapat pengurus harian dan koordinasi lintas komisi secara berkala untuk memantau pelaksanaan program, mengatasi kendala, serta menyusun tindak lanjut yang terukur.

3.       Penertiban Administrasi dan Pelaporan

Menstandarkan surat-menyurat, notulen rapat, daftar hadir, inventaris, laporan kegiatan, dan pertanggungjawaban keuangan agar organisasi berjalan tertib dan akuntabel.

4.       Penguatan Koordinasi Kelembagaan

Membangun komunikasi dan kerja sama dengan MUI Kabupaten Bojonegoro, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, KUA, organisasi kemasyarakatan Islam, pesantren, dan lembaga terkait.

5.       Monitoring, Evaluasi, dan Regenerasi Pengurus

Melaksanakan evaluasi capaian program setiap semester, menyiapkan kader pengurus, mendokumentasikan praktik baik, dan menyusun rekomendasi untuk kesinambungan kepengurusan berikutnya.

4. Komisi Humas Digitalisasi, dan Informasi,

Fokus: Memperkuat transparansi organisasi, publikasi kegiatan, dan penyebaran informasi keagamaan yang benar melalui media digital.

1.     Pengelolaan Website Resmi MUI Margomulyo

Mengembangkan website sebagai pusat informasi program kerja, berita kegiatan, profil pengurus, publikasi keagamaan, dokumentasi, dan laporan pengabdian MUI kepada masyarakat.

2.     Digitalisasi Dokumentasi dan Arsip Kegiatan

Membuat sistem pengarsipan digital yang tertata untuk foto, video, surat, notulen rapat, laporan kegiatan, dan dokumen organisasi agar mudah ditemukan dan digunakan kembali.

3.     Publikasi Dakwah Digital

Membuat konten dakwah berupa artikel, poster, infografik, video pendek, dan rekaman pengajian yang bersumber jelas serta sesuai dengan nilai-nilai Islam dan kebutuhan masyarakat setempat.

4.     Pelatihan Literasi Digital Pengurus

Melatih pengurus dalam penulisan berita, fotografi kegiatan, desain publikasi, keamanan akun, etika komunikasi digital, dan penggunaan teknologi secara produktif.

5.     Sistem Informasi dan Layanan Aspirasi Umat

Mengembangkan kanal informasi dan masukan masyarakat melalui media komunikasi resmi untuk menerima usulan program, menyebarkan agenda kegiatan, dan meneruskan pertanyaan kepada komisi terkait.

5. Komisi Ukhuwah Islamiyah dan Kerukunan Umat Beragama

Fokus: Memelihara persaudaraan, memperkuat persatuan umat, dan menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat.

1.     Silaturahmi Ulama dan Tokoh Masyarakat

Menyelenggarakan pertemuan berkala antara ulama, pengurus organisasi Islam, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa untuk memperkuat komunikasi serta mencegah kesalahpahaman.

2.     Forum Dialog dan Penyelesaian Perselisihan

Memfasilitasi dialog secara damai ketika muncul perselisihan keagamaan atau sosial, dengan mengutamakan tabayun, musyawarah, dan penghormatan terhadap ketentuan hukum.

3.     Penguatan Ukhuwah Islamiyah

Mengadakan kegiatan bersama lintas organisasi Islam, seperti silaturahmi Ramadan, doa bersama, bakti sosial, dan pertemuan antartokoh agama untuk mempererat persaudaraan.

4.     Gerakan Sosial Lintas Komunitas

Menginisiasi kerja bakti, bantuan kemanusiaan, dan kegiatan sosial yang mempertemukan warga dengan latar belakang berbeda dalam semangat gotong royong dan kemanusiaan.

5.     Edukasi Toleransi dan Pencegahan Konflik

Memberikan edukasi tentang adab berbeda pendapat, penghormatan terhadap kebebasan beragama, dan penggunaan media sosial secara bertanggung jawab untuk menjaga kerukunan.

6. Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat

Fokus: Memperluas jangkauan dakwah dan menghadirkan pelayanan keagamaan yang nyata di seluruh desa.

1.       TURBA MUI ke Masjid dan Musala

Melaksanakan program Turun ke Bawah (TURBA) secara bergilir di desa-desa se-Kecamatan Margomulyo melalui pengajian, dialog umat, silaturahmi, dan penyerapan aspirasi masyarakat.

2.       Pengajian Umum dan Peringatan Hari Besar Islam

Menyelenggarakan pengajian tingkat kecamatan dalam rangka Ramadan, Maulid Nabi, Tahun Baru Hijriah, dan momentum keislaman lainnya dengan melibatkan masjid, pesantren, serta organisasi Islam.

3.       Pembinaan dan Peningkatan Kompetensi Dai

Mengadakan pelatihan metode dakwah, teknik ceramah, komunikasi publik, penyusunan materi khutbah, dan pendekatan dakwah yang santun sesuai kebutuhan masyarakat pedesaan.

4.       Dakwah Sosial dan Pendampingan Masyarakat

Mengintegrasikan kegiatan dakwah dengan kepedulian terhadap fakir miskin, anak yatim, warga rentan, serta masyarakat yang membutuhkan pendampingan sosial dan keagamaan.

5.       Pemetaan Kebutuhan Dakwah Desa

Mendata masjid, musala, majelis taklim, guru ngaji, kebutuhan dai, dan kendala kegiatan keagamaan setiap desa sebagai dasar penyusunan agenda dakwah yang tepat sasaran.

7. Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat dan Produk Halal

Fokus: Mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dan meningkatkan kesadaran terhadap produk halal. Bidang ini juga tercermin dalam profil kepengurusan MUI Margomulyo.

1.     Pendataan dan Pembinaan UMKM Muslim

Mendata pelaku usaha kecil, pedagang, produsen makanan, dan usaha rumahan di setiap desa sebagai dasar pembinaan, promosi, dan pengembangan ekonomi umat.

2.     Sosialisasi dan Pendampingan Sertifikasi Halal

Mengadakan edukasi tentang bahan baku, proses produksi, kebersihan, dan prosedur sertifikasi halal, serta membantu pelaku usaha mengakses pendampingan melalui lembaga yang berwenang.

3.     Bazar dan Pasar Produk UMKM Halal

Menyelenggarakan bazar produk lokal dalam momentum pengajian, Ramadan, atau peringatan hari besar Islam untuk memperluas pemasaran dan mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen.

4.     Pelatihan Ekonomi Syariah dan Literasi Keuangan

Memberikan pelatihan pengelolaan keuangan usaha, transaksi yang sesuai prinsip syariah, pengenalan pembiayaan syariah, dan kewaspadaan terhadap pinjaman ilegal maupun praktik keuangan yang merugikan.

5.     Jejaring dan Kemitraan Ekonomi Umat

Membangun jaringan pemasaran antarpelaku UMKM, koperasi, pesantren, masjid, dan kelompok usaha perempuan untuk mendorong kemitraan, pertukaran produk, dan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

8. Komisi Pemberdayaan Perempuan, Remaja, dan Keluarga

Fokus: Membangun keluarga sakinah, memperkuat peran perempuan, dan membimbing generasi muda.

1.     Bimbingan Keluarga Sakinah

Mengadakan penyuluhan mengenai hak dan kewajiban suami istri, pendidikan anak, komunikasi keluarga, pengelolaan keuangan rumah tangga, serta pencegahan konflik keluarga.

2.     Pendidikan Parenting Islami

Menyelenggarakan kelas pengasuhan anak berdasarkan nilai Islam, penguatan akhlak, pembiasaan ibadah, serta pendampingan orang tua dalam menghadapi tantangan era digital.

3.     Pembinaan Akhlak dan Karakter Remaja

Membentuk forum remaja masjid dan pelajar untuk mengadakan kajian keislaman, diskusi pergaulan sehat, literasi digital, kepemimpinan, serta kegiatan positif bagi generasi muda.

4.     Edukasi Perlindungan Perempuan dan Anak

Melaksanakan sosialisasi pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, perundungan, perkawinan anak, dan bentuk kekerasan lainnya melalui pendekatan edukatif serta rujukan kepada layanan profesional yang berwenang.

5.     Pemberdayaan Perempuan Berbasis Komunitas

Mengadakan pelatihan keterampilan, pengembangan usaha rumahan, penguatan literasi keuangan keluarga, dan pendampingan kelompok perempuan melalui kerja sama dengan organisasi perempuan dan pemerintah desa.

 

Matriks prioritas pelaksanaan program

Agar seluruh komisi dapat bekerja secara terarah, berikut usulan prioritas pelaksanaan selama satu tahun pertama.

Komisi

Prioritas awal

Indikator hasil

Fatwa

Pemetaan persoalan dan layanan konsultasi

Tersedia daftar isu dan mekanisme layanan

Pendidikan dan Kaderisasi

Pendidikan dan Kaderisasi

Pendidikan dan Kaderisasi

Organisasi dan Kelembagaan

Rencana kerja, administrasi, dan evaluasi

Tersedia dokumen program serta laporan berkala

Humas Infokom dan Digitalisasi

Penguatan website dan dokumentasi

Publikasi rutin dan arsip kegiatan tertata

Ukhuwah dan Kerukunan

Silaturahmi tokoh agama dan masyarakat

Terbentuknya agenda komunikasi berkala

Dakwah dan pengembangan Masyarakat

TURBA bergilir ke desa-desa

Terlaksananya kunjungan dan laporan kegiatan

Ekonomi Umat dan Produk Halal

Ekonomi Umat dan Produk Halal

Ekonomi Umat dan Produk Halal

Perempuan, Remaja, dan Keluarga

Kelas keluarga sakinah dan remaja

Terlaksananya kegiatan edukasi terjadwal

Prinsip pelaksanaan

Supaya program tidak berhenti sebagai daftar rencana, setiap komisi sebaiknya menetapkan lima hal sebelum kegiatan dilaksanakan:

  1. Penanggung jawab: ketua komisi dan anggota pelaksana.
  2. Jadwal: waktu pelaksanaan dan frekuensi kegiatan.
  3. Sasaran: desa, masjid, kelompok masyarakat, atau peserta yang dituju.
  4. Anggaran: sumber pembiayaan dan kebutuhan operasional yang realistis.
  5. Evaluasi: ukuran keberhasilan, laporan pelaksanaan, dan rencana tindak lanjut.

Rekomendasi: Jadikan TURBA MUI ke seluruh desa sebagai program lintas komisi. Melalui kegiatan ini, Komisi Dakwah dapat melaksanakan pembinaan umat, Komisi Fatwa menyerap persoalan keagamaan, Komisi Pendidikan mengidentifikasi kebutuhan kader, Komisi Ekonomi mendata UMKM, sedangkan Komisi Infokom mendokumentasikan kegiatan dan Komisi Organisasi mengevaluasi hasilnya.

Dengan pola kerja terpadu tersebut, MUI Kecamatan Margomulyo dapat menjalankan peran sebagai pelayan umat, pembimbing keagamaan, mitra masyarakat, dan penghubung yang konstruktif antara ulama, pemerintah, serta berbagai unsur kehidupan sosial.

Share:

Sowan kepada Sesepuh MUI Margomulyo, Ketua dan Sekretaris MUI Mohon Doa Restu Jelang Pengukuhan Pengurus

sowan-kepada-sesepuh-mui-margomulyo-ketua-dan-sekretaris-mui-mohon-doa-restu-jelang-pengukuhan-pengurus
Sowan di kediaman Bapak Imam Suparji

MARGOMULYO – Sabtu, 10 Oktober 2026. Dalam rangka mempererat tali silaturahmi sekaligus memohon doa restu menjelang pengukuhan Pengurus Komisi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Margomulyo, Ketua dan Sekretaris MUI Kecamatan Margomulyo melaksanakan sowan kepada sesepuh sekaligus Ketua Dewan Pertimbangan MUI Margomulyo, Bapak Imam Suparji, pada Sabtu, 10 Oktober 2026, pukul 14.15 WIB hingga selesai. Kunjungan tersebut berlangsung di kediaman Bapak Imam Suparji dalam suasana penuh keakraban, kekeluargaan, dan penghormatan kepada para sesepuh.

Kunjungan silaturahmi ini menjadi bagian dari ikhtiar jajaran MUI Kecamatan Margomulyo dalam membangun komunikasi, menjaga hubungan baik antarpengurus, serta memohon bimbingan dan doa dari para tokoh yang telah memberikan perhatian terhadap perkembangan organisasi. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua MUI Kecamatan Margomulyo, Lamiran, S.Pd.I., S.H., bersama Syaifuddin, S.H. Sekretaris MUI Kecamatan Margomulyo.

Dalam suasana santai namun penuh makna, Ketua MUI menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya kepada Bapak Imam Suparji. Ia menjelaskan perkembangan dan berbagai tahapan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh MUI Kecamatan Margomulyo, mulai dari pengukuhan kepengurusan MUI di Pendopo Kabupaten Bojonegoro, koordinasi persiapan pengukuhan Pengurus Komisi MUI Kecamatan Margomulyo bersama Camat Margomulyo, hingga pelaksanaan gladi bersih yang diikuti oleh para pengurus menjelang acara puncak.

Ketua MUI juga menyampaikan bahwa berbagai tahapan persiapan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan pelaksanaan pengukuhan Pengurus Komisi MUI Kecamatan Margomulyo berjalan dengan tertib, lancar, dan sesuai dengan rencana.

“Alhamdulillah, sejumlah tahapan persiapan telah kami laksanakan. Koordinasi dengan pihak Kecamatan Margomulyo juga telah dilakukan, termasuk gladi bersih sebagai persiapan akhir. Pada kesempatan ini, kami memohon doa restu kepada Bapak Imam selaku Ketua Dewan Pertimbangan MUI Margomulyo, semoga acara pengukuhan pada Senin, 12 Oktober 2026, diberikan kelancaran, kesuksesan, dan keberkahan oleh Allah Swt.,” demikian inti penyampaian Ketua MUI Margomulyo dalam kunjungan tersebut.

Mendengarkan penjelasan itu, Bapak Imam Suparji menyambut baik kedatangan Ketua dan Sekretaris MUI Margomulyo. Beliau menyampaikan apresiasi atas berbagai ikhtiar yang telah dilakukan jajaran pengurus dalam menggerakkan organisasi dan mempersiapkan agenda pengukuhan Pengurus Komisi MUI Kecamatan Margomulyo.

Menurut beliau, rangkaian kegiatan yang telah terlaksana dengan baik menunjukkan adanya kesungguhan dan semangat kebersamaan dalam menjalankan amanah organisasi. Persiapan yang dilakukan secara bertahap, melalui koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak, diharapkan dapat menjadi landasan bagi MUI Kecamatan Margomulyo untuk semakin aktif menjalankan peran dalam membimbing kehidupan keagamaan masyarakat.

Apresiasi dan dukungan dari sesepuh tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi jajaran pengurus. Sebab, dalam menjalankan amanah organisasi keagamaan, kesiapan teknis dan administratif perlu berjalan beriringan dengan ketulusan niat, kebersamaan, serta doa dan dukungan dari para ulama dan tokoh masyarakat.

Setelah menyampaikan perkembangan kegiatan dan menerima tanggapan dari Bapak Imam Suparji, Ketua MUI Margomulyo berpamitan dengan penuh takzim. Sebelum meninggalkan kediaman, Lamiran kembali memohon doa dan keberkahan dari beliau agar seluruh rangkaian acara pengukuhan Pengurus Komisi MUI Kecamatan Margomulyo yang dijadwalkan pada Senin, 12 Oktober 2026, dapat terlaksana dengan lancar dan membawa manfaat bagi umat.

Sowan tersebut bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan wujud penghormatan kepada sesepuh, penguatan ikatan batin antarpengurus, sekaligus pengingat bahwa setiap amanah besar membutuhkan ikhtiar, kebersamaan, dan doa.

Dengan bekal dukungan serta doa restu dari Ketua Dewan Pertimbangan MUI Margomulyo, jajaran pengurus berharap pengukuhan Pengurus Komisi MUI Kecamatan Margomulyo dapat menjadi momentum untuk memperkuat khidmah kepada umat, meningkatkan sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, serta menghadirkan kemaslahatan bagi kehidupan keagamaan di Kecamatan Margomulyo.

Semoga setiap langkah pengabdian senantiasa mendapatkan rida Allah Swt., dilancarkan segala urusannya, dan diberkahi dalam menjalankan amanah untuk umat dan masyarakat.

Share:

Gladi Bersih Pengukuhan Pengurus Komisi MUI Margomulyo 2026, Mantapkan Persiapan Jelang Pelantikan Senin Mendatang

gladi-bersih-pengukuhan-pengurus-komisi-mui-margomulyo-2026-mantapkan-persiapan-jelang-pelantikan-senin-mendatang
Gladi bersih pengukuhan komisi-komisi MUI Kecamatan Margomulyo

MARGOMULYO – Jumat, 9 Oktober 2026. Dalam rangka memantapkan persiapan pelaksanaan pengukuhan Pengurus Komisi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Margomulyo, jajaran pengurus menggelar kegiatan gladi bersih pada Jumat, 9 Oktober 2026, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di Pendopo Kecamatan Margomulyo.

Share:

Menjemput Nasihat Ulama, Pengurus MUI Margomulyo Sowan kepada Gus Huda

menjemput-nasihat-ulama-pengurus-mui-margomulyo-sowan-kepada-gus-huda

MARGOMULYO —  Sabtu 03 Oktober 2026. Pagi belum terlalu tinggi ketika rombongan Pengurus Harian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Margomulyo mulai meninggalkan Margomulyo, Sabtu (3/10/2026). Jarum jam menunjukkan pukul 07.00 WIB. Tujuan mereka bukan sekadar sebuah tempat, melainkan ndalem seorang ulama yang hendak mereka temui untuk menyambung silaturahim sekaligus meminta nasihat dan doa.

Adalah KH. Alamul Huda Masyhur, atau yang akrab disapa Gus Huda, Ketua MUI Kabupaten Bojonegoro dan sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Al-Rosyid, yang menjadi tujuan sowan rombongan pagi itu.

Perjalanan menuju kediaman Gus Huda ditempuh melalui jalur selatan, yakni Ngraho–Dander via Ngasem. Pilihan rute tersebut dilakukan dengan pertimbangan sederhana: kelancaran perjalanan. Jalur utara saat itu terdapat sedikitnya empat titik yang berpotensi mengalami kemacetan karena adanya pembangunan jalan.

Bagi rombongan, ketepatan waktu menjadi bagian penting dari adab bertamu. Karena itu, jalur selatan dipilih agar perjalanan dapat berlangsung lebih lancar.

Sekitar pukul 09.00 WIB, rombongan tiba di Kecamatan Dander. Namun, masih ada waktu sekitar satu jam sebelum jadwal pertemuan dengan Gus Huda. Rombongan pun tidak ingin sekadar menunggu waktu.

Mereka memilih berhenti sejenak di Masjid Al-Birru Dander.

Masjid yang pernah viral dan menjadi perhatian publik pada masanya itu menjadi tempat rombongan mengambil jeda. Di sana, perjalanan sejenak dihentikan untuk rihlah dan tadabbur. Setelah menempuh perjalanan sejak pagi, suasana masjid menjadi ruang untuk menenangkan pikiran sekaligus mempersiapkan hati sebelum melanjutkan agenda utama.

menjemput-nasihat-ulama-pengurus-mui-margomulyo-sowan-kepada-gus-huda

Waktu terus bergerak.

Sekitar pukul 09.40 WIB, rombongan kembali melanjutkan perjalanan. Tujuan berikutnya adalah Pondok Pesantren Al-Rosyid, tempat kediaman Gus Huda. Lima belas menit kemudian, tepat sekitar pukul 09.55 WIB, rombongan tiba di ndalem.

Saat itu Gus Huda baru saja selesai mengajar di Madrasah Pondok Pesantren Al-Rosyid. Rombongan kemudian dipersilakan masuk dan duduk di ruang tamu.

Suasana berlangsung sederhana dan hangat. Setelah basa-basi secukupnya, rombongan mulai menyampaikan maksud kedatangan.

Sowan kali ini membawa satu agenda penting. Pengurus Harian MUI Kecamatan Margomulyo ingin menyampaikan progres persiapan pengukuhan Pengurus Komisi-Komisi MUI Kecamatan Margomulyo yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 12 Oktober 2026.

Selain menyampaikan perkembangan tersebut, rombongan juga membawa sebuah harapan. Mereka berharap Gus Huda berkenan hadir dalam momentum pengukuhan tersebut sekaligus memberikan pembinaan dan pengarahan kepada seluruh jajaran Pengurus MUI Kecamatan Margomulyo.

Gayung bersambut.

Gus Huda menyambut baik apa yang disampaikan rombongan. Beliau memberikan apresiasi terhadap progres yang telah dilakukan MUI Kecamatan Margomulyo. Bahkan, Gus Huda menyatakan kesediaannya untuk hadir dalam acara pengukuhan Pengurus Komisi-Komisi MUI Kecamatan Margomulyo pada 12 Oktober 2026.

Kabar tersebut tentu menjadi energi tersendiri bagi rombongan. Sebab, kehadiran seorang ulama dalam sebuah agenda organisasi keumatan tidak hanya dimaknai sebagai kehadiran secara fisik, tetapi juga sebagai penguat moral dan spiritual bagi para pengurus dalam menjalankan amanah.

Namun, pertemuan pagi itu ternyata belum selesai.

Setelah pembicaraan mengenai agenda utama berakhir, Gus Huda mengajak rombongan berbincang mengenai berbagai persoalan kekinian yang berkembang di tengah masyarakat.

Obrolan pun mengalir.

Dari satu persoalan menuju persoalan lainnya. Dari cerita keseharian masyarakat hingga berbagai hal yang membutuhkan perhatian bersama. Suasana yang semula bersifat formal perlahan berubah menjadi percakapan yang cair dan penuh keakraban.

Ada nasihat yang terselip di antara obrolan. Ada pengalaman yang dibagikan. Ada pula berbagai persoalan masyarakat yang menjadi bahan renungan bersama.

Menariknya, keasyikan berbincang membuat waktu seolah berjalan lebih cepat.

Tanpa terasa, jarum jam telah menunjukkan pukul 11.00 WIB.

Hampir dua jam rombongan berada di ndalem Gus Huda. Pertemuan yang pada awalnya hanya diniatkan untuk menyampaikan progres dan mengundang kehadiran beliau pada acara pengukuhan, justru berkembang menjadi ruang silaturahim yang hangat dan penuh makna.

Rombongan kemudian memohon izin untuk berpamitan.

Sebelum meninggalkan ndalem, mereka juga memohon doa dan barokah dari Gus Huda. Doa tersebut menjadi bekal batin bagi para pengurus untuk melanjutkan ikhtiar mengabdi melalui MUI Kecamatan Margomulyo.

Perjalanan pagi itu akhirnya bukan hanya tentang menempuh jarak dari Margomulyo menuju Pondok Pesantren Al-Rosyid.

Ada ikhtiar yang dibawa dalam perjalanan. Ada silaturahim yang disambung. Ada amanah organisasi yang disampaikan. Ada nasihat yang didapatkan. Dan ada doa yang dibawa pulang.

Sowan kepada ulama menjadi bagian dari tradisi yang terus dirawat: mendekat untuk belajar, datang untuk meminta arahan, dan pulang dengan membawa semangat baru dalam menjalankan amanah keumatan.

Bagi Pengurus Harian MUI Kecamatan Margomulyo, perjalanan itu barangkali telah berakhir ketika kendaraan kembali meninggalkan ndalem Gus Huda.

Tetapi pesan dan keberkahan dari perjumpaan tersebut diharapkan terus berjalan—menyertai langkah menuju 12 Oktober 2026, ketika Pengurus Komisi-Komisi MUI Kecamatan Margomulyo akan dikukuhkan dan siap melanjutkan pengabdian di tengah masyarakat.

Share:

Total KUNJUNGAN

MUIM TV

Viral 30 hari Terahir

Postingan Populer

Label

Diberdayakan oleh Blogger.

Halaman

Entri yang Diunggulkan

Rencana Program Kerja MUI Kecamatan Margomulyo

Rencana Program Kerja MUI  Kecamatan Margomulyo Periode 2026–2031 (draf usulan) . Rencana program kerja Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ke...