Selamat Datang Di Website Resmi MUI Kecamatan Margomulyo Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. =====> MUI Margomulyo Gelar Sarasehan untuk Tingkatkan Konsolidasi dan Koordinasi

TURBA MUI Margomulyo di Majelis Taklim Al Amin, Perkuat Semangat Syukur dalam Kehidupan

turba-mui-margomulyo-di-majelis-taklim-al-amin-perkuat-semangat-syukur-dalam-kehidupan
Syaifudin, S.H. Wakil Ketua MUI Kec. Margomulyo

Margomulyo, 27 September 2026 — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Margomulyo kembali melaksanakan kegiatan Turun ke Bawah (TURBA) sebagai bagian dari ikhtiar mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Kegiatan TURBA kali ini berlangsung dalam rutinan Majelis Taklim Al Amin, bertempat di Masjid Al Amin, Kaligede, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo, pada Ahad (27/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB hingga selesai tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Hadir dalam kegiatan itu segenap jajaran Pengurus Muslimat NU dan Fatayat NU Ranting Margomulyo, serta Pengurus Ranting NU Margomulyo.

Kehadiran berbagai unsur organisasi keagamaan tersebut menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam membangun kehidupan keagamaan masyarakat. Selain menjadi forum silaturahmi, kegiatan rutinan Majelis Taklim Al Amin juga menjadi ruang untuk memperdalam pemahaman keislaman dan menguatkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua MUI Kecamatan Margomulyo, Ustadz Syaifudin, S.H., hadir sekaligus menyampaikan tausiyah kepada para jamaah. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak jamaah untuk memahami makna syukur secara lebih luas dan tidak berhenti hanya pada ucapan.

Menurut Ustadz Syaifudin, hakikat syukur setidaknya mencakup beberapa aspek penting. Pertama, Ma'rifatul Jinan atau syukur bil qalbi, yakni mengenali dan menyadari berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT melalui hati. Kesadaran tersebut menjadi dasar bagi seorang Muslim untuk memahami bahwa setiap nikmat yang diterima pada hakikatnya merupakan karunia dari Allah SWT.

Kedua, Dzikrun bil lisan, yaitu mengungkapkan rasa syukur melalui lisan. Salah satunya dengan memperbanyak mengucapkan hamdalah dan menyebut berbagai nikmat Allah dengan penuh kesadaran dan ketulusan.

Ketiga, Amalun bil arkan, yakni mewujudkan rasa syukur melalui perbuatan. Nikmat yang diberikan Allah hendaknya digunakan untuk melakukan kebaikan, beribadah, membantu sesama, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Syukur tidak cukup hanya dirasakan dalam hati dan diucapkan dengan lisan, tetapi juga harus diwujudkan dalam amal perbuatan,” pesan Ustadz Syaifudin dalam tausiyahnya.

Lebih lanjut, beliau mengingatkan jamaah bahwa salah satu bentuk syukur yang penting adalah mempersiapkan bekal untuk kehidupan akhirat. Kehidupan dunia merupakan kesempatan bagi setiap manusia untuk mengumpulkan amal kebaikan sebagai bekal menuju kehidupan yang kekal.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi jamaah agar setiap nikmat yang diterima tidak hanya dinikmati untuk kepentingan duniawi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kegiatan TURBA MUI Kecamatan Margomulyo di Majelis Taklim Al Amin diharapkan dapat terus memperkuat jalinan silaturahmi antara MUI, Nahdlatul Ulama, badan otonom, majelis taklim, dan masyarakat. Melalui kegiatan semacam ini, pembinaan keagamaan di tingkat masyarakat diharapkan semakin hidup dan mampu memberikan manfaat nyata bagi jamaah.

Rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh keakraban hingga selesai. Semangat kebersamaan dan pesan tentang pentingnya bersyukur diharapkan dapat menjadi bekal bagi seluruh jamaah untuk menjalani kehidupan dengan penuh kesadaran, keikhlasan, serta senantiasa berorientasi pada kebaikan dan kehidupan akhirat.

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Total KUNJUNGAN

MUIM TV

Viral 30 hari Terahir

Postingan Populer

Label

Diberdayakan oleh Blogger.