Kegiatan tersebut dihadiri segenap jajaran Pengurus MUI Kecamatan Margomulyo, unsur Forpimcam Margomulyo, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, perwakilan pondok pesantren, perwakilan Pengurus MUI Desa dari enam desa se-Kecamatan Margomulyo, serta sekitar 10 orang delegasi Pengurus MUI Kabupaten Bojonegoro.
Acara dipandu oleh Sekretaris MUI Kecamatan Margomulyo, Syaifudin, S.H., selaku pembawa acara. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang disampaikan oleh Ahmad Rifa’i, kemudian dilanjutkan sambutan panitia oleh Tri Maryono yang menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya MUSDA dengan lancar serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut, terkhusus kepada Camat Margomulyo yang telah memberikan fasilititas dan mendukung secara penuh pendanaan kegiatan MUSDA MUI Kecamatan Margomulyo kali ini.
Beliau juga memaparkan berbagai capaian program kerja selama satu periode kepengurusan, di antaranya berhasil mewujudkan kepengurusan MUI tingkat desa di enam desa se-Kecamatan Margomulyo, aktif melaksanakan safari dakwah di puluhan majelis taklim, penyebaran dakwah digital melalui website dan kanal media sosial MUI, sosialisasi sertifikasi halal bagi pelaku UMKM, hingga program pembinaan keluarga sakinah dan penyuluhan pencegahan stunting serta pernikahan dini.
Selain itu, Ketua MUI juga menyampaikan bahwa selama masa kepengurusan, sinergitas dengan unsur pemerintah dan Forkopimcam terus terjalin dengan baik. MUI Kecamatan Margomulyo secara aktif hadir dalam berbagai kegiatan keagamaan, sosial, maupun koordinasi lintas sektor sebagai bentuk pengabdian kepada umat dan bangsa.
Dalam laporan penutupnya, Ketua MUI menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama menjalankan amanah organisasi serta berharap kepengurusan yang akan datang mampu membawa MUI Kecamatan Margomulyo menjadi lebih baik, lebih solid, dan lebih bermanfaat bagi masyarakat luas.
Menurut beliau, MUI telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat, serta membangun harmonisasi di tengah kehidupan bermasyarakat. Camat Margomulyo juga berharap agar pada periode mendatang, MUI Kecamatan Margomulyo dapat semakin maju, inovatif, dan terus memperkuat sinergi antara ulama, umara, serta seluruh elemen masyarakat demi terciptanya kehidupan yang aman, damai, religius, dan harmonis.
Menurut beliau, MUI Kecamatan Margomulyo telah menunjukkan peran aktif dalam membangun kehidupan keagamaan masyarakat, memperkuat sinergitas dengan pemerintah, serta menjaga kondusifitas umat di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks. Berbagai program dakwah, pembinaan umat, pemberdayaan keluarga, hingga penguatan kelembagaan MUI desa dinilai sebagai langkah positif yang perlu terus dikembangkan.
KH. Alamul Huda Musyhur yang akrab disapa Gus Huda juga berharap agar pada periode mendatang MUI Kecamatan Margomulyo mampu meningkatkan kualitas maupun kuantitas program kerja, baik dalam bidang dakwah, pendidikan umat, penguatan ekonomi syariah, maupun pembinaan generasi muda Islam. Beliau menegaskan bahwa siapapun nantinya yang terpilih sebagai Ketua MUI Kecamatan Margomulyo, diharapkan mampu menjaga amanah organisasi, memperkuat kebersamaan lintas ormas Islam, serta terus menjadi perekat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Huda secara resmi membuka jalannya Musyawarah Daerah (MUSDA) MUI Kecamatan Margomulyo. Suasana forum berlangsung penuh khidmat dan semangat musyawarah untuk mufakat sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan organisasi ulama di tingkat kecamatan.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan pembukaan, Gus Huda juga berkenan memimpin doa bersama. Dengan penuh khusyuk, seluruh peserta MUSDA menengadahkan tangan, memohon keberkahan, kelancaran, serta hasil terbaik bagi perjalanan MUI Kecamatan Margomulyo ke depan agar senantiasa mampu menjadi pelayan umat, penjaga moral bangsa, dan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang religius, damai, dan harmonis.
Seusai rangkaian ceremonial opening MUSDA, kendali jalannya persidangan selanjutnya diambil alih oleh Tim MUI Kabupaten Bojonegoro untuk memimpin agenda inti Musyawarah Daerah secara resmi dan terstruktur sesuai mekanisme organisasi.
Agenda pertama dalam sidang MUSDA adalah pembacaan keputusan demisioner terhadap jajaran Pengurus MUI Kecamatan Margomulyo masa khidmah 2021–2026, sekaligus pembahasan dan pengambilan keputusan terkait diterima atau tidaknya laporan pertanggungjawaban kepengurusan yang telah disampaikan sebelumnya oleh Ketua MUI Kecamatan Margomulyo.
Setelah melalui forum musyawarah, seluruh peserta MUSDA secara aklamasi menyatakan menerima laporan pertanggungjawaban pengurus MUI Kecamatan Margomulyo periode 2021–2026. Keputusan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, pengabdian, dan capaian program kerja yang telah dijalankan selama satu periode kepengurusan.
Agenda berikutnya adalah pembentukan Tim Formatur sebanyak sembilan orang yang berasal dari berbagai unsur organisasi dan tokoh masyarakat sebagai representasi kebersamaan serta keterwakilan seluruh elemen umat Islam di Kecamatan Margomulyo. Tim Formatur tersebut terdiri dari unsur pengurus sebelumnya, dewan pertimbangan, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan ormas Islam, unsur perempuan, dan perwakilan pondok pesantren.
Adapun susunan Tim Formatur yang telah ditetapkan dalam forum MUSDA yaitu:
1. Nuryanto
2. Lamiran, S.Pd.I., S.H.
3. Syaifudin, S.H.
4. Eko Sunarno
5. Tri Maryono, S.A.P.
6. Kuslan, S.H.
7. Huda Afrianto, S.Ag.
8. Rukmiati
9. Risy’af Muafi, M.Pd.I.
Setelah ditetapkan, sembilan orang Tim Formatur tersebut melaksanakan sidang tertutup yang bertempat di lantai dua ruang PKK Kecamatan Margomulyo guna menentukan Ketua dan Sekretaris Formatur. Dalam sidang internal tersebut akhirnya disepakati dan ditetapkan Huda Afrianto sebagai Ketua Formatur dan Tri Maryono, S.A.P. sebagai Sekretaris Formatur.
Ketua dan Sekretaris Formatur selanjutnya bertugas memimpin jalannya sidang pemilihan Ketua Dewan Pertimbangan dan Ketua Umum Harian MUI Kecamatan Margomulyo untuk masa khidmah berikutnya.
Dalam sidang yang dipimpin oleh Pak Huda — sapaan akrab Huda Afrianto, S.Ag. — proses pemilihan berlangsung penuh kekeluargaan, musyawarah, dan semangat persatuan. Setelah melalui berbagai pertimbangan serta masukan dari anggota formatur, forum akhirnya secara aklamasi kembali memilih Lamiran, S.Pd.I., S.H. sebagai Ketua Umum Harian MUI Kecamatan Margomulyo, sedangkan Imam Suparji ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kecamatan Margomulyo.
Keputusan tersebut disambut positif oleh seluruh peserta MUSDA sebagai bentuk kesinambungan kepemimpinan dan harapan agar MUI Kecamatan Margomulyo semakin solid, progresif, dan mampu menjawab tantangan umat di masa mendatang.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian Musyawarah Daerah (MUSDA) MUI Kecamatan Margomulyo Tahun 2026, diharapkan kepengurusan baru yang telah terbentuk mampu melanjutkan estafet perjuangan organisasi dengan semangat pengabdian, keikhlasan, dan kebersamaan. Sinergi antara ulama, umara, tokoh masyarakat, pondok pesantren, serta seluruh elemen umat Islam menjadi modal penting dalam menjaga kerukunan, memperkuat dakwah, dan membangun kehidupan masyarakat yang religius serta harmonis di Kecamatan Margomulyo.
MUSDA ini bukan sekadar agenda organisasi lima tahunan, melainkan momentum memperkuat ukhuwah dan konsolidasi umat demi terwujudnya MUI yang semakin responsif, adaptif, dan hadir di tengah masyarakat sebagai pelayan umat serta mitra strategis pemerintah. Dengan semangat musyawarah dan persatuan yang telah ditunjukkan selama forum berlangsung, MUI Kecamatan Margomulyo diharapkan terus menjadi rumah besar umat Islam yang membawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.





.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar