Kajian rutin tersebut dihadiri oleh segenap jamaah Muslimat NU, tokoh masyarakat, serta tokoh agama di lingkungan Desa Margomulyo. Kehadiran para jamaah menunjukkan antusiasme masyarakat dalam menjaga tradisi keilmuan dan majelis dzikir yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan warga Nahdliyin.
Hadir sebagai penceramah, Syaifudin, S.H. selaku Sekretaris MUI Kecamatan Margomulyo. Dalam tausiyahnya, beliau mengangkat tema “Pentingnya Mensyukuri Nikmat Iman dan Islam.” Tema tersebut disampaikan dengan bahasa yang ringan namun sarat makna, sehingga mudah dipahami oleh seluruh jamaah yang hadir.
Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa nikmat iman dan Islam merupakan karunia terbesar yang diberikan Allah SWT kepada umat manusia. Oleh karena itu, setiap muslim hendaknya senantiasa menjaga keimanan dengan memperbanyak ibadah, memperkuat akhlak, serta menjaga persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat.
Beliau juga mengingatkan bahwa rasa syukur tidak cukup hanya diucapkan melalui lisan, namun harus diwujudkan dalam bentuk ketaatan kepada Allah SWT, kepedulian sosial, dan semangat menjaga tradisi keagamaan yang baik. Menurutnya, majelis ilmu seperti kajian rutin ini menjadi salah satu bentuk nyata dalam merawat iman sekaligus memperkuat hubungan antarwarga.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, hangat, dan penuh kekeluargaan. Para jamaah tampak mengikuti rangkaian acara dengan penuh perhatian hingga kegiatan selesai. Diharapkan, melalui kajian rutin semacam ini, semangat keagamaan masyarakat semakin tumbuh serta mampu memperkuat nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah di tengah kehidupan bermasyarakat.
Di akhir kegiatan, para jamaah bersama-sama memanjatkan doa untuk keselamatan bangsa, keberkahan masyarakat Desa Margomulyo, serta kemajuan umat Islam agar senantiasa diberikan kekuatan dalam menjaga persatuan dan nilai-nilai keislaman di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks.
Momentum kajian rutin tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antarjamaah dan tokoh masyarakat. Suasana kebersamaan yang terbangun di lingkungan Masjid Al-Amin Kaligede diharapkan mampu memperkokoh semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap kegiatan-kegiatan keagamaan.
Pengurus kegiatan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jamaah, tokoh agama, serta masyarakat yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya acara dengan lancar dan penuh kekhidmatan. Mereka berharap kajian rutin ini dapat terus istiqamah dilaksanakan sebagai sarana menebar ilmu, memperkuat iman, dan menjaga tradisi keislaman yang moderat dan menyejukkan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Masjid Al-Amin Kaligede kembali menunjukkan perannya bukan hanya sebagai tempat ibadah, namun juga sebagai pusat pembinaan umat, penguatan akhlak, serta ruang membangun persaudaraan dan harmoni di tengah masyarakat.





.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar