Selamat Datang Di Website Resmi MUI Kecamatan Margomulyo Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. =====> MUI Margomulyo Gelar Sarasehan untuk Tingkatkan Konsolidasi dan Koordinasi

Tausiyah Rutin Bersama (TURBA) MUI Kecamatan Margomulyo di Rutinan Muslimat NU Kaligede

 

MARGOMULYO – Ahad, 16 Juli 2024, Masjid Al-Amin Kaligede menjadi saksi bisu semangat kebersamaan warga NU Dusun Kaligede dalam kegiatan TURBA (Tausiyah Rutin Bersama) yang diinisiasi oleh Muslimat NU Kaligede. Acara yang dipenuhi oleh para Muslimat NU ini berlangsung dengan penuh antusiasme dan khidmat.


Kegiatan yang dimulai sejak pagi ini menghadirkan Bapak Kiyai Badrun, Ketua MUI Kecamatan Margomulyo, sebagai pemateri utama. Dalam tausiyahnya, beliau mengangkat tema yang sangat relevan dan menyentuh, yaitu "Spirit Kurban dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat". 


Kiyai Badrun menjelaskan, "Kurban bukan hanya sekadar ritual tahunan, tetapi juga sarana untuk memperkuat solidaritas sosial dan memberdayakan ekonomi umat. Melalui semangat kurban, kita bisa belajar tentang pentingnya berbagi dan berkorban untuk kepentingan bersama."


Dalam sesi penyuluhan, Kiyai Badrun juga menyampaikan berbagai strategi pemberdayaan ekonomi umat yang dapat diimplementasikan oleh masyarakat Kaligede, khususnya Muslimat NU. Beliau mengajak para hadirin untuk mengembangkan keterampilan ekonomi yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan lingkungan sekitar.


Salah satu warga yang hadir, Ibu Supriyani, mengungkapkan rasa syukurnya atas kegiatan ini. "Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat. Kami jadi lebih memahami makna kurban dan bagaimana bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam aspek ekonomi."


Selain membahas spirit kurban dalam pemberdayaan ekonomi umat, Kiyai Badrun juga memaparkan tentang keutamaan sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijah. Beliau menjelaskan bahwa sepuluh hari ini adalah waktu yang sangat dicintai oleh Allah jika digunakan untuk beribadah. 


"Sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijah memiliki keutamaan yang luar biasa," ujar Kiyai Badrun. "Puasa satu hari di hari-hari tersebut dihitung seperti puasa selama satu tahun, dan Qiyamul Lail atau shalat malam di setiap malamnya dinilai seperti mendapatkan pahala Lailatul Qadar."


Kiyai Badrun mengajak seluruh Muslimat NU Kaligede untuk memanfaatkan waktu-waktu istimewa ini dengan memperbanyak ibadah, seperti puasa sunnah, shalat malam, dzikir, dan amal shalih lainnya. Menurut beliau, momentum ini adalah kesempatan emas bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meraih pahala yang berlipat ganda.


"Jangan sia-siakan kesempatan ini," pesan Kiyai Badrun. "Mari kita manfaatkan sepuluh hari pertama Dzulhijah ini dengan sebaik-baiknya. Selain berkurban, perbanyaklah ibadah-ibadah sunnah, agar kita semua mendapatkan keberkahan dan ridha Allah."


Para hadirin pun terlihat sangat terinspirasi dan bersemangat untuk mengamalkan nasihat yang disampaikan oleh Kiyai Badrun. Ibu Ani, salah satu anggota Muslimat NU, menyatakan bahwa dirinya merasa semakin termotivasi untuk meningkatkan ibadah di bulan Dzulhijah. "Saya jadi lebih memahami betapa berharganya sepuluh hari pertama Dzulhijah ini. Insya Allah, saya akan mencoba untuk berpuasa dan lebih banyak beribadah," ungkapnya.


Dengan paparan yang disampaikan oleh Kiyai Badrun, diharapkan semangat beribadah warga Kaligede, khususnya Muslimat NU, semakin meningkat. Kegiatan TURBA ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana untuk memperdalam ilmu agama dan memperkuat keimanan.


Kegiatan ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kiyai Badrun, memohon kepada Allah agar diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan ibadah serta agar segala amal yang dilakukan diterima dan diberkahi. Para peserta pun pulang dengan hati yang tenang dan penuh semangat untuk mengamalkan apa yang telah mereka pelajari.


Semoga acara ini bisa menjadi inspirasi bagi kegiatan-kegiatan berikutnya dan semakin memperkokoh kebersamaan serta semangat beribadah di kalangan Muslimat NU Kaligede.



MUIMMedia

Share:

TURBA dan Pengajian Rutin di Masjid At-tohir Pluntu Sumberjo, Margomulyo: Menggali Keutamaan Sepuluh Hari Pertama di Bulan Dzulhijjah


Margomulyo - Pada hari Rabu malam Kamis legi, tanggal 12 Juni 2024, Masjid At-tohir Pluntu Desa Sumberjo, Kecamatan Margomulyo, menjadi saksi keberlangsungan acara TURBA dan pengajian rutin yang menghadirkan kehangatan spiritual dalam komunitas muslim setempat. Kegiatan ini dihadiri oleh warga dusun Pluntu Sumberjo, khususnya jama'ah masjid At-tohir, MUSLIMAT, dan Fatayat NU ranting Sumberjo, serta dihormati dengan kehadiran tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.


Tausiyah pengajian malam itu disampaikan dengan penuh hikmah oleh Kiyai Badrun Sulaiman, Ketua MUI Kecamatan Margomulyo. Beliau membagikan pengetahuan tentang keutamaan sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah, tema kajian yang diangkat pada malam tersebut. Dengan penuh kelembutan dan kebijaksanaan, Pak Kiyai Badrun Sulaiman mengajak jama'ah untuk merenungkan pentingnya memperbanyak amal ibadah dan istighfar di dalam periode istimewa ini.


Acara tersebut merupakan inisiatif dari Pengurus Takmir Masjid At-tohir yang telah berkomitmen untuk menjalankan pengajian rutin sebagai sarana memperkokoh keimanan dan meningkatkan pemahaman agama di tengah masyarakat. Dalam rangkaian kegiatan yang diadakan oleh masjid setempat, TURBA dan pengajian rutin menjadi momen yang dinanti-nantikan oleh jama'ah yang haus akan kebaikan dan pengetahuan agama.


Selain memberikan wawasan keagamaan yang berharga, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi dan memperkuat ikatan sosial antarwarga. Kebersamaan terasa begitu kental, terlihat dari semangat berbagi dan saling mendukung antara warga dusun Pluntu Sumberjo yang hadir. Tidak hanya itu, kehadiran tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat memberikan inspirasi dan semangat yang lebih besar dalam menjalankan agama dan berkontribusi untuk kemajuan masyarakat.


Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata dari semangat kebersamaan dan kemandirian komunitas muslim di desa Sumberjo. Dengan melibatkan MUSLIMAT dan Fatayat NU ranting Sumberjo, peran perempuan dalam pengembangan spiritual dan sosial masyarakat semakin diperkuat. Keikutsertaan mereka dalam acara ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis dan inklusif.


Turut hadirnya jama'ah dari berbagai latar belakang dan usia menunjukkan betapa pentingnya kegiatan ini dalam memenuhi kebutuhan spiritual masyarakat. Acara ini memberikan ruang bagi setiap individu untuk memperdalam pemahaman agama dan memperkuat hubungan dengan Sang Pencipta melalui pengajaran yang mendalam dan kualitas yang terjaga.


Diharapkan, kegiatan TURBA dan pengajian rutin di Masjid At-tohir Pluntu Sumberjo dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lainnya dalam melibatkan masyarakat dalam kegiatan keagamaan yang bermanfaat. Semoga keutamaan sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah dapat menjadi pendorong bagi jama'ah untuk meningkatkan kualitas ibadah dan semakin dekat dengan Allah SWT.


Kontributor: Aries
Editor: MUIMMedia
Share:

Pemberdayaan Ekonomi Umat dalam Menguatkan Himmah dalam Mempelajari Al-Qur'an di Usia Senja


Pada Hari Ahad, tanggal 9 Juni 2024, Muslimat NU Ranting Ngelo Kecamatan Margomulyo menyelenggarakan acara Ngaji Rutin yang kali ini menghadirkan pemateri dari MUI Margomulyo, yaitu Bapak Kiyai Paniran, yang membahas pentingnya pemberdayaan ekonomi umat dalam menguatkan himmah (cita-cita) dalam mempelajari dan memahami Al-Qur'an di usia senja.


Dalam sambutannya, Bapak Kiyai Paniran menjelaskan bahwa pemberdayaan ekonomi umat memiliki peran yang sangat penting dalam menopang kehidupan umat, terutama dalam mendukung proses pembelajaran Al-Qur'an di usia senja. Beliau menekankan bahwa dengan ekonomi yang kuat, umat dapat lebih fokus dan memiliki kemampuan untuk mendalami serta memahami Al-Qur'an dengan lebih baik.


Acara yang diadakan di Muslimat NU Ranting Ngelo ini merupakan bagian dari program TURBA (Tausiyah Rutin Bersama) MUI Margomulyo yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan motivasi kepada umat, khususnya para lansia, untuk tetap semangat dalam mempelajari dan memahami Al-Qur'an.


Dalam kesempatan tersebut, Bapak Kiyai Paniran juga menyampaikan bahwa pemberdayaan ekonomi umat tidak hanya sebatas soal mencari penghasilan, namun juga meliputi bagaimana umat dapat mengelola dan menggunakan penghasilan tersebut secara bijaksana sesuai dengan ajaran agama.


Acara Ngaji Rutin Muslimat NU Ranting Ngelo Kecamatan Margomulyo ini dihadiri oleh puluhan lansia yang antusias untuk mengikuti tausiyah dari Bapak Kiyai Paniran. Mereka menyimak dengan seksama setiap penjelasan yang diberikan, serta bertanya langsung untuk memperdalam pemahaman mereka tentang pentingnya pemberdayaan ekonomi dalam memperkuat himmah dalam mempelajari Al-Qur'an di usia senja.


Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan umat dapat semakin termotivasi untuk terus belajar dan memahami Al-Qur'an, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dengan lebih baik lagi.


Tim MUIMMedia

Share:

TURBA MUI Margomulyo: Menjaga Keluarga dari Bahaya Narkoba

 

Pada Hari Ahad, tanggal 9 Juni 2024, momentum Lailatul Ijtima' NU Ranting Meduri Kecamatan Margomulyo menghadirkan kegiatan yang tak hanya menginspirasi, tetapi juga memberi pemahaman mendalam. Salah satu kegiatan yang menjadi sorotan adalah TURBA MUI Margomulyo yang mengambil tema "Pentingnya Menjaga Keluarga dari Bahaya Narkoba untuk Menyelamatkan Generasi di Masa Kini dan Mendatang."


Acara ini dimeriahkan oleh kehadiran Bapak Eko Sunarno, Bendahara Umum MUI Margomulyo, sebagai pemateri utama. Beliau memberikan pemahaman yang sangat penting tentang bahaya narkoba yang mengintai keluarga kita. Bahwa menjaga keluarga dari bahaya narkoba bukan hanya tanggung jawab orang tua, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh anggota masyarakat.


Bapak Eko Sunarno menggarisbawahi bahwa peran aktif keluarga dalam memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba kepada anak-anak sangatlah krusial. Hal ini sejalan dengan upaya bersama untuk melindungi generasi penerus dari ancaman yang semakin merajalela ini.


Kegiatan TURBA MUI Margomulyo ini bukan hanya sekadar ajang diskusi, tetapi juga sebagai bentuk nyata perhatian MUI Margomulyo terhadap kondisi sosial masyarakat. Melalui pemahaman yang disampaikan dalam acara ini, diharapkan masyarakat semakin peduli dan siap berperan aktif dalam menjaga keluarga dari bahaya narkoba.


Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan akan lahir kesadaran kolektif yang kuat untuk menyelamatkan generasi penerus dari dampak negatif narkoba. Selain itu, semangat kebersamaan dan gotong royong dalam mengatasi masalah sosial juga semakin terbentuk.


MUIMedia

Share:

Pentingnya Pemberdayaan Ekonomi Umat dalam Menangkal Radikalisme dan Aliran Sempalan


Margomulyo, Ahad, 09 Juni 2024 - Dalam acara Lailatul Ijtima' yang digelar oleh NU Ranting Meduri Kecamatan Margomulyo, Ustadz Syaifuddin yang lebih dikenal dengan panggilan akrabnya, Mbah Jenggot, memberikan materi yang mendalam mengenai pentingnya pemberdayaan ekonomi umat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Turun ke Bawah (TURBA) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Margomulyo yang bertujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi umat serta menangkal radikalisme dan aliran sempalan di masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Mbah Jenggot, yang membidangi Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Margomulyo, menyampaikan betapa krusialnya peran ekonomi dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan sosial. Menurutnya, dengan meningkatkan kesejahteraan ekonomi umat, potensi munculnya radikalisme dan aliran sempalan dapat diminimalisir. "Ketika masyarakat memiliki kesejahteraan yang baik, mereka cenderung lebih fokus pada hal-hal positif dan tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang menyimpang," ujarnya.


Lebih lanjut, Mbah Jenggot menjelaskan berbagai strategi pemberdayaan ekonomi yang dapat diterapkan di tingkat akar rumput. Ia menekankan pentingnya pengembangan keterampilan usaha, akses permodalan, dan pembentukan koperasi-koperasi kecil yang dapat menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat. "Kita harus membangun sinergi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah, ulama, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang kuat dan berkelanjutan," tambahnya.


Acara Lailatul Ijtima' yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat ini berlangsung dengan penuh antusiasme. Para peserta terlihat aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi, menunjukkan betapa relevannya tema yang diangkat dengan kondisi masyarakat saat ini. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan ukhuwah Islamiyah antar warga NU Ranting Meduri.


Mbah Jenggot menutup pemaparannya dengan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun ekonomi umat yang tangguh. "Dengan ekonomi yang kuat, kita dapat menghadapi berbagai tantangan zaman, termasuk radikalisme dan aliran sempalan. Mari kita berdayakan diri kita, keluarga kita, dan komunitas kita untuk masa depan yang lebih baik," pungkasnya.


Kegiatan TURBA MUI Margomulyo ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya pemberdayaan ekonomi umat dan penanggulangan radikalisme serta aliran sempalan. Dengan semangat gotong-royong dan kebersamaan, cita-cita untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, aman, dan damai bukanlah hal yang mustahil.


Reporter: Tim MUIMMedia

Share:

Ustadz Syaifudin: Meneguhkan Kerukunan Antar Umat Beragama di TURBA MUI Margomulyo



Margomulyo, 26 Juni 2024 – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Margomulyo kembali menggelar Turba (Turun ke Bawah) untuk mempererat silaturahmi dan mempromosikan pentingnya kerukunan antar umat beragama. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, bertempat di MT Al-Hidayah, Kalimojo, Margomulyo.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Syaifudin, yang juga menjabat sebagai Sekretaris MUI Margomulyo, hadir sebagai pemateri utama. Dengan tema "Pentingnya Kerukunan Antar Umat Beragama", acara ini dihadiri oleh masyarakat setempat yang antusias mendengarkan materi yang disampaikan.


Ustadz Syaifudin memulai paparannya dengan menekankan bahwa kerukunan antar umat beragama merupakan pilar penting dalam menjaga stabilitas sosial dan perdamaian. "Di tengah keragaman agama yang ada, kita harus mampu hidup berdampingan dengan penuh toleransi dan saling menghormati," ujarnya.


Lebih lanjut, Ustadz Syaifudin menjelaskan bahwa toleransi bukan hanya tentang menerima perbedaan, tetapi juga memahami dan menghargai keyakinan orang lain. Ia menekankan pentingnya dialog antar umat beragama sebagai cara efektif untuk menghindari kesalahpahaman dan konflik. "Dialog yang konstruktif dapat menjadi jembatan untuk mempererat hubungan antar komunitas agama, sehingga tercipta suasana harmonis yang bermanfaat bagi semua pihak," tambahnya.


Tidak hanya menyampaikan materi, Ustadz Syaifudin juga memberikan contoh-contoh nyata dari kerukunan yang telah terjalin di masyarakat Margomulyo. Ia mengapresiasi inisiatif warga dalam mengadakan berbagai kegiatan bersama, seperti gotong royong dan perayaan hari besar keagamaan yang melibatkan semua pihak. "Hal-hal sederhana seperti ini sangat berarti dan menjadi bukti nyata bahwa kerukunan itu bisa dicapai dengan kesadaran dan kemauan bersama," katanya.


Kegiatan Turba ini juga diwarnai dengan sesi tanya jawab yang interaktif. Peserta dengan antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar cara menghadapi perbedaan agama dalam kehidupan sehari-hari. Ustadz Syaifudin dengan sabar memberikan penjelasan dan solusi praktis, yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari peserta.


Menutup acara, Ustadz Syaifudin mengajak seluruh peserta untuk terus memelihara dan meningkatkan kerukunan antar umat beragama. "Mari kita jadikan kerukunan sebagai landasan dalam setiap aktivitas kita, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," pungkasnya.


Kegiatan Turba ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk semakin mempererat hubungan antar umat beragama di Kecamatan Margomulyo dan sekitarnya, serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam menciptakan kerukunan yang harmonis dan berkelanjutan.


Dengan adanya kegiatan semacam ini, MUI Margomulyo menunjukkan komitmennya dalam menciptakan masyarakat yang rukun, damai, dan sejahtera. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk nyata dari peran ulama dalam membimbing dan memberikan pencerahan kepada umat di tengah dinamika kehidupan yang semakin kompleks.


MUIMMedia

Share:

TURBA MUI Kecamatan Margomulyo: Menjaga Hubungan yang Baik dengan Allah SWT dan Sesama Manusia


Margomulyo, 20 Mei 2024 - MUI Kecamatan Margomulyo, Ustadz Syaifudin, Sekretaris MUI, menggelar kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bingluh) di bidang Kerukunan Antar Umat Beragama (KUB). Kegiatan ini berlangsung di gedung PAUD Nuri, Dusun Kalimojo, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo. 


Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB dan berakhir hingga sore hari tersebut dihadiri oleh seluruh anggota Majelis Taklim (MT) Al-Barokah Kalimojo, para tokoh masyarakat, Ibu Kepala Desa Margomulyo, serta Ibu RT 1 dan RT 3. Dengan tema "Menjaga Hubungan yang Baik dengan Allah SWT dan Sesama Manusia," kegiatan ini mendapat sambutan hangat dan antusiasme yang tinggi dari para peserta.


Dalam penyampaiannya, Ustadz Syaifudin menekankan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis baik dengan Sang Pencipta maupun dengan sesama manusia. “Menjaga hubungan dengan Allah SWT melalui ibadah yang khusyuk dan ikhlas merupakan kunci ketenangan jiwa dan keberkahan hidup. Namun, hubungan yang baik dengan sesama manusia juga tidak kalah pentingnya, karena kita hidup dalam masyarakat yang saling membutuhkan satu sama lain,” ujar Ustadz Syaifudin.


Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa kerukunan antar umat beragama merupakan salah satu pilar penting dalam membangun masyarakat yang damai dan sejahtera. “Perbedaan agama dan keyakinan tidak boleh menjadi penghalang bagi kita untuk hidup berdampingan secara harmonis. Justru, melalui toleransi dan saling menghargai, kita dapat memperkuat ikatan sosial dan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua,” tambahnya.


Acara Bingluh ini juga diisi dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk bertanya dan berbagi pengalaman seputar tantangan dalam menjaga hubungan antar umat beragama di lingkungan mereka. Diskusi yang berlangsung hangat tersebut menambah wawasan dan pemahaman para peserta tentang pentingnya toleransi dan kerukunan.


Ibu Kepala Desa Margomulyo yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan Bingluh ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Ustadz Syaifudin dan tim MUI Kecamatan Margomulyo atas penyelenggaraan kegiatan yang sangat bermanfaat ini. Semoga dengan adanya Bingluh ini, masyarakat Desa Margomulyo dapat semakin memahami pentingnya menjaga hubungan yang baik dengan Allah SWT dan sesama manusia, serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.


Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Syaifudin, memohon keberkahan dan rahmat dari Allah SWT agar senantiasa diberikan kekuatan untuk menjaga hubungan yang baik dengan-Nya serta dengan sesama manusia. Para peserta pun pulang dengan hati yang tenang dan semangat baru untuk menerapkan nilai-nilai kerukunan dalam kehidupan sehari-hari. 


Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat Kecamatan Margomulyo semakin kuat dalam menjaga kerukunan antar umat beragama, serta terus mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.


MUIMMedia
Share:

Kegiatan Naharul Ijtima' NU Geneng di Mushola Sunan Ampel: Mengukuhkan Peran NU dalam Dakwah dan Kebersamaan

Geneng, 9 Juni 2024 - NU Geneng kembali menyelenggarakan acara rutin yang berlangsung meriah di Mushola Sunan Ampel pada Ahad Pahing, pukul 09.00-11.45. Acara ini dihadiri oleh seluruh warga NU Geneng, tokoh masyarakat, tokoh agama, Ketua MUI Geneng, dan badan otonom NU seperti Muslimat NU, GP Ansor, Fatayat NU, IPNU, dan IPPNU.


Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara yang menghangatkan suasana pagi itu dengan penuh semangat. Selanjutnya, pembacaan Alqur'an menambah kekhusyukan dan keberkahan acara. Para hadirin kemudian bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya, sebagai bentuk penghormatan dan cinta tanah air.


Sesi Tahlil bersama yang dipimpin oleh Kiyai Sampin menciptakan suasana haru dan khidmat. Kiyai Sampin dengan hikmat membacakan doa-doa yang menyentuh hati seluruh hadirin.


Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan tuan rumah yang disampaikan oleh Kiyai Mukohar, Rois Syuriyah NU Geneng. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh hadirin dan menekankan pentingnya persatuan dan gotong royong dalam menjalankan setiap kegiatan dakwah NU.


Sambutan berikutnya disampaikan oleh Bapak Sakiman, Ketua LazisNU Ranting Geneng. Beliau memaparkan tentang peran Kaleng KOIN NU dalam menopang gerak dakwah NU di Desa Geneng. Menurutnya, program ini tidak hanya mendukung kegiatan dakwah tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan kepedulian antarwarga.


Kiyai Ihsan, Ketua Ranting NU Geneng, dalam sambutannya mengapresiasi semua peran warga NU dan seluruh badan otonom dalam mensukseskan kegiatan dakwah di Desa Geneng. Beliau menegaskan bahwa kebersamaan dan kerja keras seluruh elemen NU adalah kunci sukses dari setiap kegiatan yang dilaksanakan.


Sebagai acara pamungkas, Mauidzoh Hasanah disampaikan oleh Kiyai Badrun Sulaiman, Ketua MUI Margomulyo. Dalam tausiyahnya, beliau membahas keutamaan sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijah. "Hari yang amat disukai oleh Allah SWT adalah sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijah. Barang siapa berpuasa di hari itu, seharinya mendapat imbalan pahala seperti puasa satu tahun, qiyamu lailnya di nilai seperti mendapatkan Lailatul Qodar" kata beliau. Selain memberikan tausiyah, Kiyai Badrun juga memberikan pembinaan kepada warga NU terkait pentingnya peran LAZISNU dan ketertiban dalam pelaporan keuangan.


Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan penuh makna. Kehadiran warga NU Geneng dan berbagai tokoh masyarakat serta agama menunjukkan betapa kuatnya ikatan dan komitmen dalam menjalankan dan mensukseskan setiap kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat dakwah dan kebersamaan di Desa Geneng. Acara ini tidak hanya mempererat silaturahmi tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya kontribusi setiap individu dalam mendukung program-program NU, terutama dalam bidang dakwah dan sosial.


MUIMMedia

Share:

Antusiasme Warga Padati Pengajian Rutin Majelis Taklim Baiturrohman

 


Margomulyo, 24 Mei 2024 - Majelis Taklim Baiturrohman di Dusun Tepus, Desa Margomulyo kembali menggelar pengajian rutin pada malam Sabtu Pahing. Pengajian yang dihadiri ratusan jemaah ini berlangsung khidmat di Masjid Baiturrohman pada pukul 20.00-22.30 WIB.


Dalam perjalanan menuju lokasi, Kiai Badrun Sulaiman, Ketua MUI Margomulyo yang akan menjadi penceramah, mengalami sedikit insiden. Ban sepeda motor Kiai Badrun bocor saat melewati hutan. Namun, berkat kegigihan beliau, sepeda motor akhirnya dapat didorong hingga tiba di lokasi pengajian dalam keadaan selamat.


Sesampainya di Masjid Baiturrohman, Kiai Badrun mendapat sambutan hangat dari Kiai Jumari, kiai setempat. Acara pengajian pun segera dimulai dengan pembacaan tahlil yang dipimpin Kiai Jumari. Dilanjutkan dengan lantunan sholawat oleh group sholawat Masjid Baiturrohman yang menambah khidmat suasana.


Puncak acara adalah tausiyah yang disampaikan Kiai Badrun. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya bersyukur tidak hanya kepada Allah, tetapi juga kepada sesama manusia. "Barangsiapa yang tidak bersyukur kepada manusia, maka dianggap tidak bersyukur kepada Allah," tegas Kiai Badrun.



Selain itu, Kiai Badrun juga memaparkan tentang tata cara berdoa yang baik dan efektif. Pesan-pesan spiritual ini diterima dengan antusias oleh ratusan jemaah yang hadir. Acara pun ditutup dengan doa bersama.


Pengajian rutin Majelis Taklim Baiturrohman ini menjadi wadah bagi masyarakat Margomulyo untuk memperdalam ilmu agama dan mempererat tali silaturahmi. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlangsung dan semakin menginspirasi jemaah untuk senantiasa bersyukur dan dekat dengan Allah SWT.


Kegiatan pengajian rutin Majelis Taklim Baiturrohman di Dusun Tepus, Desa Margomulyo selalu menjadi magnet bagi masyarakat setempat. Pada pengajian malam Sabtu Pahing kali ini, antusias jemaah yang hadir sangat tinggi, memenuhi Masjid Baiturrohman.


Tak hanya masyarakat Dusun Tepus, jemaah yang menghadiri pengajian ini berasal dari berbagai dusun di Desa Margomulyo. Mereka rela meluangkan waktunya di malam hari untuk berkumpul dan memperdalam ilmu agama bersama.


Selain mendapatkan tausiyah yang mencerahkan dari Kiai Badrun Sulaiman, para jemaah juga menikmati lantunan sholawat yang dibawakan oleh group sholawat Masjid Baiturrohman. Syair-syair sholawat yang mengalun merdu menambah khidmat suasana pengajian.


Kegiatan pengajian rutin Majelis Taklim Baiturrohman tidak hanya diisi dengan ceramah agama, tapi juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk saling berbagi dan mempererat tali persaudaraan. Semangat kebersamaan dan rasa syukur yang dipupuk dalam pengajian ini diharapkan dapat menginspirasi jemaah untuk terus meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan bermasyarakat.


Kontributor: Ulin
Editor: Tim MUIMedia
Share:

Kegiatan Pengajian Rutin di Masjid Al-Amin Kaligede, Margomulyo: Menggali Etika Berdoa dan Pentingnya Ibadah


Minggu, 19 Mei 2024, tepat pukul 13.00 hingga 14.59, Majelis Taklim Muslimat NU Al-Amin Dusun Kaligede Desa Margomulyo menggelar kegiatan pengajian rutin yang diinisiasi oleh anggota Muslimat NU Kaligede Margomulyo. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus dan anggota Muslimat NU, serta tokoh wanita setempat. Tausiyah pada kesempatan ini diberikan oleh Kiyai Badrun Sulaiman, Ketua MUI Margomulyo.

Dalam tausiyahnya yang penuh makna, Kiyai Badrun Sulaiman menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan etika berdoa dan pentingnya menjadikan berdoa sebagai ibadah yang mendalam. Beliau menekankan bahwa dalam berdoa, kita tidak hanya memohon kebaikan di dunia, tetapi juga memohon kebaikan di akhirat serta perlindungan dari siksa neraka.

Dengan penuh kebijaksanaan, Kiyai Badrun Sulaiman mengingatkan hadirin bahwa meskipun doa kita belum dikabulkan, namun hanya dengan berdoa kita telah menjalankan perintah Allah, sehingga doa itu sendiri menjadi ibadah. Beliau menekankan pentingnya konsistensi dalam berdoa dan menjadikannya sebagai bagian integral dari kehidupan sehari-hari.

Dalam suasana yang khidmat, Kiyai Badrun Sulaiman memberikan contoh-contoh yang mencerahkan tentang bagaimana doa dapat menjadi sarana untuk memperbaiki diri, mendekatkan diri kepada Allah, dan memohon ampunan-Nya. Beliau juga menekankan bahwa keutamaan berdoa tidak hanya terletak pada hasil yang diperoleh, tetapi juga pada prosesnya yang memperkuat ikatan batin dengan Sang Pencipta.

Dalam penutup tausiyahnya, Kiyai Badrun Sulaiman mengajak hadirin untuk senantiasa memperdalam pemahaman tentang doa dan berusaha mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Beliau menegaskan bahwa doa adalah jembatan yang menghubungkan manusia dengan Tuhan, serta merupakan sarana untuk mendapatkan rahmat-Nya.

Kegiatan pengajian rutin ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kekompakan dalam menjalankan kegiatan keagamaan di kalangan Muslimat NU. Dengan dipandu oleh tokoh agama yang terhormat, anggota Muslimat NU Kaligede Margomulyo diberikan inspirasi dan keterampilan baru dalam berdoa, serta pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya menjadikan berdoa sebagai ibadah yang sungguh-sungguh.

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya nyata dalam mengembangkan spiritualitas dan kehidupan keagamaan di kalangan Muslimat NU. Dengan adanya pengajian rutin seperti ini, diharapkan akan tercipta masyarakat yang semakin bertaqwa, peduli terhadap sesama, dan mampu menjalankan ajaran agama dengan sebaik-baiknya.

Sebagai bagian dari komitmen untuk memperkuat keimanan dan kebersamaan dalam menjalankan ajaran agama, Majelis Taklim Muslimat NU Al-Amin Dusun Kaligede Desa Margomulyo berencana untuk terus menggelar kegiatan serupa di masa depan, guna memberikan pencerahan dan kebaikan bagi seluruh anggota dan masyarakat sekitar.


 #MUIM Media

Share:

"Pengajian Rutin Malam Kamis Legi di Masjid At-tohir Dusun Pluntu Desa Sumberejo: Inspirasi dan Kebangkitan Rohani Bagi Jamaah"


Sumberejo, 08 Mei 2024 - Masjid At-tohir Dusun Pluntu Desa Sumberejo menjadi saksi kegiatan pengajian rutin yang diadakan setiap Malam Kamis Legi. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Rabu, 08 Mei 2024, pukul 20.00-22.00 ini berhasil menarik perhatian segenap jamaah Masjid At-tohir Pluntu, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda setempat. Acara ini diisi dengan beragam kegiatan yang memberikan inspirasi dan kebangkitan rohani kepada peserta.


Pembukaan acara ditandai dengan pembacaan Rotibul Hadad yang dipimpin oleh Kiyai Sareh, Ketua Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Sumberejo. Suara merdu dari Kiyai Sareh memenuhi ruang masjid, menciptakan suasana yang tenang dan penuh kekhusyukan. Dalam pembacaan Rotibul Hadad ini, jamaah diajak untuk merefleksikan diri, memperbanyak dzikir, dan menguatkan hubungan spiritual dengan Sang Pencipta.


Tak hanya itu, acara pengajian ini juga dimeriahkan dengan Mauidzoh Hasanah yang disampaikan oleh Kiyai Badrun Sulaiman, Ketua MUI Kecamatan Margomulyo. Kiyai Badrun Sulaiman merupakan sosok yang dihormati dan diakui keilmuannya di wilayah tersebut. Dalam mauidzohnya, beliau menyampaikan berbagai hal menarik terkait martabat istimewa yang diberikan Allah kepada umat Nabi Muhammad di akhir zaman. Meskipun tidak pernah bertemu langsung dengan Rasulullah, umat tersebut tetap kuat dalam keimanan dan menjaga ajaran-ajaran Islam dengan teguh.


Kiyai Badrun Sulaiman mengajak jamaah untuk mengambil hikmah dari perjuangan umat Nabi Muhammad di masa lalu. Beliau menekankan pentingnya memperkuat iman dan menjaga nilai-nilai agama di tengah tantangan zaman modern. Dalam ceramahnya yang mendalam dan penuh inspirasi, Kiyai Badrun Sulaiman mengajak setiap individu untuk menggali potensi diri, menguatkan persaudaraan, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.


Kehadiran segenap jamaah Masjid At-tohir Pluntu, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda setempat memberikan warna tersendiri dalam kegiatan pengajian ini. Atmosfer kebersamaan dan semangat keagamaan terasa begitu kuat, menciptakan ikatan yang erat antarwarga. Para peserta pengajian tampak antusias dan terinspirasi oleh pembacaan Rotibul Hadad dan mauidzoh yang disampaikan oleh Kiyai Sareh dan Kiyai Badrun Sulaiman.


Kegiatan pengajian rutin Malam Kamis Legi di Masjid At-tohir Dusun Pluntu Desa Sumberejo merupakan bukti nyata komitmen jamaah dalam meningkatkan kehidupan spiritual dan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, diharapkan mampu mempererat silaturahmi, meningkatkan pemahaman agama, dan memperkuat kesatuan umat.


Dengan semangat yang menggebu, kegiatan pengajian rutin ini telah menciptakan atmosfer yang penuh inspirasi dan kebangkitan rohani bagi jamaah Masjid At-tohir Pluntu. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat sekitar. Mari kita terus memperkuat iman dan menjaga nilai-nilai agama demi mewujudkan kehidupan yang lebih baik di masa depan.





Kontributor: Aries.
Editor: Tim MUIM Media 
Share:

Selamat ulang tahun yang ke-90 untuk Gerakan Pemuda ANSOR !


Dengan sukacita yang tulus, kami, Ketua MUI Kecamatan Margomulyo, ingin mengucapkan selamat ulang tahun kepada Gerakan Pemuda ANSOR yang telah mencapai tonggak sejarah yang luar biasa ini. Selama 90 tahun, Gerakan Pemuda ANSOR telah menjadi simbol kekuatan dan semangat pemuda Indonesia dalam mewujudkan cita-cita bangsa.


Sebagai Ketua MUI Kecamatan Margomulyo, kami mengakui dan mengapresiasi peran Gerakan Pemuda ANSOR dalam mengembangkan pemuda yang berkualitas, beriman, dan bertanggung jawab. Melalui nilai-nilai keagamaan yang diterapkan, Gerakan Pemuda ANSOR telah berhasil membentuk pemuda yang memiliki integritas tinggi dan berkomitmen untuk membangun masyarakat yang lebih baik.


Kami juga ingin mengapresiasi Gerakan Pemuda ANSOR atas dedikasi dan komitmennya dalam menjaga kerukunan antarumat beragama dan keragaman di Indonesia. Dalam situasi yang sering kali penuh tantangan, Gerakan Pemuda ANSOR telah menjadi contoh nyata dalam mempromosikan toleransi, saling menghormati, dan membangun harmoni sosial di tengah keberagaman.


Kami berharap Gerakan Pemuda ANSOR terus melangkah maju dengan semangat kebersamaan, kepemimpinan yang bijaksana, dan semangat berkhidmat kepada masyarakat. Mari terus berkolaborasi dalam memajukan nilai-nilai keagamaan, moral, dan kemanusiaan demi kesejahteraan bangsa dan umat.


Selamat ulang tahun yang ke-90, Gerakan Pemuda ANSOR! Semoga perjalanan ini menjadi sumber inspirasi dan motivasi untuk terus berkontribusi dalam membangun bangsa yang lebih adil, harmonis, dan sejahtera. Sukses selalu dalam segala upaya dan tugas mulia yang diemban.

Share:

"Dalam Cahaya Idul Fitri, Kita Menyebarkan Kasih Sayang ibu Keharmonisan"



Assalamualaikum wr. wb.


Dengan penuh kehormatan dan rasa syukur, saya sebagai Ketua MUI Kecamatan Margomulyo, ingin menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H kepada seluruh umat Muslim di wilayah ini. Semoga pesan ini dapat menghanyutkan kehangatan dan keberkahan dalam hati kita semua.


Di momen yang penuh makna ini, mari kita merenungkan perjalanan spiritual yang telah kita tempuh selama bulan Ramadan. Puasa yang kita lakukan bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga mengajarkan kita tentang kesabaran, pengendalian diri, dan ketakwaan kepada Allah SWT. Hari Raya Idul Fitri adalah waktu yang tepat bagi kita untuk merayakan kemenangan spiritual ini.


Dalam suasana yang penuh suka cita ini, mari kita tingkatkan kualitas hidup kita dengan menebarkan kasih sayang dan kebaikan kepada sesama. Mari kita saling bermaafan, menghapuskan dendam dan permusuhan, serta mempererat tali silaturahmi. Saling memberi maaf adalah langkah awal untuk memperbaiki hubungan yang mungkin tergores oleh kesalahan dan kesalahpahaman.


Sebagai umat Muslim, marilah kita menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dan menjadikan mereka pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita berperan aktif dalam membangun keharmonisan di tengah-tengah masyarakat, dengan menghormati perbedaan dan memupuk kerukunan antarumat beragama.


Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran MUI Kecamatan Margomulyo yang telah bekerja keras dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Semoga kerja keras dan dedikasi kita mendapatkan ridho Allah SWT dan memberikan manfaat yang nyata bagi umat dan masyarakat.


Tak terasa, bulan Ramadan telah berlalu dan Hari Raya Idul Fitri telah tiba. Mari kita sambut dengan penuh sukacita dan rasa syukur. Semoga kebahagiaan ini senantiasa menyertai kita sepanjang tahun, dan semoga kita semua dapat terus menjaga semangat Ramadan dalam kehidupan sehari-hari.


Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H. Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin.


Wassalamualaikum wr. wb.

Share:

"Rapat Pleno & Peringatan Isro' Mi'raj Tim Penggerak PKK Desa Geneng: Menggugah Kesederhanaan dan Rendah Hati dalam Kehidupan"



Kegiatan Rapat Pleno & Peringatan Isro' Mi'raj Tim Penggerak PKK Desa Geneng Kec. Margomulyo Bojonegoro Berlangsung Meriah

Margomulyo, 24 Februari 2024 - Balai Desa Geneng menjadi saksi kegiatan yang penuh semangat pada hari Sabtu ini. Kader PKK Geneng berhasil menggelar Rapat Pleno & Peringatan Isro' Mi'raj yang dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus dan anggota PKK Desa Geneng. Acara yang berlangsung meriah dan khidmat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman akan makna Isro' Mi'raj dan pentingnya perintah sholat lima waktu.

Hadir sebagai pemberi mauidzoh hasanah pada acara ini adalah Kiyai Badrun Sulaiman, Ketua MUI Kecamatan Margomulyo. Beliau menyampaikan berbagai hal yang terkait dengan Isro' Mi'raj dan makna yang terkandung dalam wahyu perintah sholat lima waktu. Dalam ceramahnya, Kiyai Badrun memberikan penekanan akan pesan yang penting terkandung dalam wahyu sholat tersebut.

"Ada pesan penting di dalam wahyu sholat ini," ujar Kiyai Badrun dengan penuh kearifan. "Yakni, dengan banyaknya lafadz takbir yang dibaca dalam sholat, terkandung pesan moral dalam kehidupan kita. Pesan tersebut adalah agar kita tidak sombong. Allohuakbar, hanya Allah yang Maha Besar. Kita ini kecil."

Kata-kata bijak yang disampaikan oleh Kiyai Badrun Sulaiman berhasil menggugah hati para hadirin. Dalam pesannya, beliau mengingatkan bahwa manusia harus selalu menjaga kesederhanaan dan rendah hati di hadapan Allah dan semua Mahluknya di muka bumi ini. Pesan moral ini menjadi pengingat bagi setiap anggota PKK Geneng, agar senantiasa menjalankan kewajiban beribadah dengan ikhlas dan rendah hati.

Kegiatan Rapat Pleno & Peringatan Isro' Mi'raj ini juga menjadi momen yang berharga bagi para kader PKK Geneng. Mereka dapat memperkuat tali silaturahmi, saling berbagi pengetahuan, serta menggali pemahaman yang lebih dalam mengenai ajaran agama. Diharapkan, kegiatan semacam ini akan terus dilaksanakan di masa depan guna meningkatkan keimanan dan ketaqwaan setiap individu dalam lingkungan PKK Desa Geneng.

Pada akhir acara, suasana khidmat terpancar dari wajah para hadirin. Mereka merasa terinspirasi dan termotivasi untuk terus mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, PKK Geneng berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam pengembangan masyarakat, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan.

Dengan berakhirnya acara Rapat Pleno & Peringatan Isro' Mi'raj ini, semangat dan semarak kegiatan yang dilakukan oleh Tim Penggerak PKK Desa Geneng, Kecamatan Margomulyo Bojonegoro, terus menggelora. Semoga kegiatan semacam ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan menguatkan ikatan kebersamaan dalam menjalankan perintah agama.

Kontributor: Aries
Editor: Tim MUIMMedia
Share:

Naharul Ijtima' NU Ranting Kalangan: Membangun Ketaqwaan dan Kebangsaan di Rumah-rumah Warga

 Kalangan, 26 Desember 2023 - Suasana yang hangat dan penuh kebersamaan kembali menyapa warga NU Ranting Kalangan pada Naharul Ijtima' yang diadakan pada Hari Selasa, 26 Desember 2023. Acara ini telah menjadi tradisi rutin setiap tanggal 26 setiap bulan, di mana rumah-rumah warga NU Kalangan menjadi panggung untuk memperkuat kebersamaan dan ketaqwaan.


Pengurus Ranting NU Kalangan beserta Badan Otonom NU Kalangan telah berperan aktif dalam menyelenggarakan acara yang membawa nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan ini. Setiap bulannya, warga NU Kalangan berkesempatan untuk mendalamkan pemahaman agama Islam dan mempererat tali silaturahim di tengah-tengah keluarga besar NU.


Pada Naharul Ijtima' kali ini, kehadiran Kiyai Badrun Sulaiman, Ketua MUI dan Ketua MWCNU Margomulyo, menjadi pencerah dalam kajian yang disampaikan. Kiyai Badrun, sebagai pengisi kajian setiap bulannya, mengangkat berbagai aspek penting dalam ibadah dan adat istiadat. Dalam kajiannya, beliau memberikan penekanan pada dasar ketetapan ibadah sebagai landasan utama dalam kehidupan beragama.


Titik tekan pembahasan yang disampaikan oleh Kiyai Badrun Sulaiman mengenai dasar ketetapan ibadah dan adat istiadat menjadi bahan renungan dan refleksi bagi seluruh jama'ah yang hadir. Kajian ini tidak hanya menjadi sumber ilmu, tetapi juga membentuk landasan moral bagi warga NU Kalangan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.


Selain Kiyai Badrun Sulaiman, Kiyai Rosyidi, yang menjabat sebagai Syuriyah MWCNU dan MUI Margomulyo, turut memperkaya wawasan dengan pandangan syar'i yang mendalam. Keberagaman pandangan dan kesatuan pemahaman agama dalam kajian ini menciptakan suasana yang dinamis dan harmonis.


Acara Naharul Ijtima' juga dihadiri oleh para tokoh masyarakat setempat dan warga NU Kalangan yang telah menjadi bagian integral dalam mengembangkan kehidupan beragama dan bermasyarakat di lingkungan ini. Kehadiran mereka menjadi contoh bagi generasi muda untuk terus berkontribusi dalam memperkuat kebersamaan dan kebangsaan.


Sebagai akhir dari Naharul Ijtima' ini, suasana keakraban mewarnai rumah warga NU Kalangan. Berbagi ilmu, pengalaman, dan doa bersama menjadi ikatan tak terputuskan di antara para jama'ah. Semoga tradisi ini terus berlanjut, membawa kebaikan dan kemajuan bagi seluruh warga NU Kalangan serta menjadi bagian penting dalam perjalanan spiritual mereka.

Share:

KABEH ONOK PENGAPESANE || TURBA DI NU RANTING GENENG

Share:

LUMAYAN ADA RASA YANG BARU

Share:

SERTIFIKATE LANGSUNG CLING || DAUROH MALEM SETU PAHING

Share:

Total KUNJUNGAN

MUIM TV

Viral 30 hari Terahir

Postingan Populer

Label

Diberdayakan oleh Blogger.

Halaman